Genjot Pariwisata ala Dedi Mulyadi, Gagasan Terbaru Ingin Saingi Filipina
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memiliki ide untuk meningkatkan sektor pariwisata dengan meniru Filipina.-Tangkapan Layar-Youtube @KangDediMulyadi
RADARCIREBON.COM - Untuk menggenjot sektor pariwisata, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memiliki ide untuk meniru apa yang dilakukan di Filipina.
Gubenur Jabar yang biasa disapa Kang Dedi Mulyadi ini menginginkan, angkutan kota (Angkot) yang digunakan menuju jalur pariwisata, harus memiliki karakter daerah tertentu.
Dengan begitu, angkot tersebut bisa menjadi angkutan umum yang bisa membawa penumpang lain sebagai sarana penunjang pariwisata.
"Munuju jalur wisata, dibikin desain-desain angkutan yang sesuai dengan kepariwisataan. Misalnya yang jurusan dari Bogor ke Puncak, didesian mobilnya seperti apa," ucap Dedi dikutip dari tayangan Kang Dedi Mulyadi Channel.
BACA JUGA:Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Uang Kompensasi untuk Sopir Angkot Bakal Terus Digulirkan
Selain itu, untuk lebih menarik minat wisatawan berkunjung, angkutan umum yang digunakan tidak boleh menggunakan cat warna solid.
Dedi menyarankan, setiap mobil angkot menuju tempat wisata, harus digambar agar wisatawan lebih tertarik untuk berkunjung.
"Mobilnya jangan dicat warna kuning atau biru, tapi digambar. Seperti mobil-mobil angkutan di Filipina," ujarnya dikutip radarcirebon.com, Selasa, 8 April 2025.
Jika sudah didesain seperti itu, lanjutnya, angkot-angkot yang memiliki ciri khas tersebut, bisa digunakan sebagai kendaraan alternatif.
BACA JUGA:Gubernur Dedi Mulyadi Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya Padi Serentak di Majalengka
"Nantinya, angkot itu bukan hanya mengangkut penumpang internal, tapi bisa menjadi angkutan alternatif pariwisata," lanjutnya.
Dedi menyarankan, setiap angkutan kota atau angkutan umum di jalur pariwisata, memiliki ciri khas daerah masing-masing.
Dengan begitu, sambungnya, setiap daerah bakal memiliki ciri khas angkutan umum, sekaligus menegaskan gambaran tentang wilayah yang bersangkutan.
"Di Ciwidey seperti apa, Garut seperti apa. Jadi mulai punya karakter," jelas mantan anggota DPR RI ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

