Ok
Daya Motor

GIFS 2025 Tekankan Relevansi Ekonomi Syariah Pada Pembangunan Ekonomi Indonesia

GIFS 2025 Tekankan Relevansi Ekonomi Syariah Pada Pembangunan Ekonomi Indonesia

BSI GIFS 2025 dibuka oleh Plt Direktur Utama BSI Bob T Ananta (kiri), Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani (tengah) dan Komisaris Utama BSI Muliaman D Hadad (paling kanan).-Istimewa-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMBSI Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2025 resmi digelar. Dibuka secara langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan P Roeslani dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. 

Lewat event ini PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menegaskan relevansi peran ekonomi syariah terhadap pembangunan ekonomi nasional berstandar global. 

BSI GIFS 2025 mengusung tema besar Transformative Islamic Finance as Catalyst for Growth.

Plt. Direktur Utama BSI, Bob T Ananta mengatakan BSI GIFS saat ini telah menjadi salah satu agenda konferensi ekonomi akbar berskala internasional.

BACA JUGA:Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kota Cirebon Akan Libatkan Masyarakat

BACA JUGA:6 Siswi MI di Cirebon Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis, Kalung dan Gelang Emas Lenyap  

Sebelumnya, signature event dari BSI ini sukses digelar pada 2023 lalu. Selain agenda literasi, BSI GIFS juga menjadi forum yang menunjukkan relevansi ekonomi syariah dengan isu dan tujuan ekonomi nasional dan global. 

"Gelaran ini membahas bagaimana ekonomi syariah berkontribusi pada ekonomi dan target pembangunan secara luas,” ungkapnya.

Bob mengungkapkan peran ekonomi dan keuangan syariah telah tertuang dalam Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. 

Di mana Visi Indonesia Emas 2045 salah satunya dapat dicapai melalui transformasi juga optimalisasi ekonomi dan keuangan syariah. 

BACA JUGA:Jalan Penghubung Jadi Tempat Sampah, Warga Sindanghayu Bersama TNI/Polri Gelar Opsih

BACA JUGA:Inilah Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis, Cuman Modal Kuota Bisa Dapat Banyak!

Dalam RPJPN, ekonomi syariah diposisikan sebagai salah satu pilar utama dalam mencapai ekonomi inklusif dan berkelanjutan. 

Selain itu dalam Asta Cita, pengembangan ekonomi syariah menjadi salah satu strategi dalam mendorong kemandirian bangsa dan ekonomi yang lebih adil dan makmur. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: