Bendera Malaysia Terbalik di GBK, FAM Langsung Ambil Langkah Serius!
Akibat Insiden Bendera Terbalik, FAM Melaporkan Suporter Indonesia Ke AFF-radarcirebon.com-Radar Cirebon
RADARCIREBON.COM - Insiden panas kembali mencuat dalam ajang sepak bola Asia Tenggara, ketika Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengambil langkah resmi melaporkan tindakan sebagian suporter Indonesia kepada AFF dan AFC.
Sorotan ini muncul setelah pertandingan fase grup Piala Mandiri ASEAN U-23 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), yang diwarnai aksi penampakan bendera Malaysia yang dipangkah serta dikibarkan secara terbalik.
Pernyataan tegas dari Presiden FAM, Datuk Mohd Joehari Ayub, menyebut pihaknya tidak akan bertoleransi atas aksi yang dianggap tidak menghormati simbol negara tersebut.
Namun pernyataan ini memunculkan gelombang reaksi dari publik Indonesia.
Mereka mengungkit kembali insiden serupa di masa lalu saat bendera Merah Putih terbalik dalam ajang SEA Games di Malaysia tahun 2017 dan di Kamboja pada 2023, yang kala itu dilakukan langsung oleh panitia penyelenggara.
Polemik ini semakin meruncing, menyulut tensi panas antara suporter dua negara yang selama ini dikenal memiliki rivalitas sengit dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola.
Ketegangan antara Indonesia dan Malaysia kembali memanas, kali ini bukan di ranah diplomatik atau politik, melainkan di arena sepak bola.
Dalam pertandingan fase grup Piala Mandiri ASEAN U-23 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno.
BACA JUGA:Harapan Pupus! Tommy St. Jago Gagal Bela Timnas Indonesia Gara-Gara Hal Ini!
Atmosfer pertandingan mendadak panas bukan hanya karena duel seru di lapangan, tetapi karena aksi sebagian suporter yang dianggap menghina simbol negara tetangga.
Insiden bermula dari penampakan bendera Malaysia yang ditandai dengan tanda silang besar, serta dikibarkan secara terbalik oleh oknum suporter.
Hal ini kemudian memicu reaksi keras dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Presiden FAM, Datuk Mohd Joehari Ayub, dengan nada tegas menyatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi langsung dengan ASEAN Football Federation (AFF) dan Asian Football Confederation (AFC) untuk menyampaikan protes resmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


