Kondisi Terkini 2 Korban Akibat Pipa Gas Pertamina Meledak
ILUSTRASI. Korban ledakan akibat pipa gas Pertamina meledak.--radarcirebon.com
SUBANG, RADARCIREBON.COM - Akibat ledakan pipa gas Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field SUBANG, 2 karyawan menjadi korban. Berikut kondisi terkini.
Pipa gas milik PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang, mengalami kebocoran dan meledak yang disertai kebakaran.
Sambaran api akibat ledakan pipa gas, mengakibatkan 2 karyawan yang tengah melakukan pemeriksaan kebocoran, mengalami luka bakar.
Dari laporan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, menyebutkan, kedua karyawan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Hamori Subang untuk menjalani perawatan.
BACA JUGA:2 Pekerja Terluka Akibat Pipa Gas Pertamina Meledak di Subang
Dijelaskan Kapolres Subang, kondisi kedua korban mengalami luka bakar berat dan ringan.
"Akibat dari kebocoran gas tersebut mengakibatkan 2 orang korban luka bakar yaitu Sdr. Asep Andan (luka bakar 80 %) alamat GSK 1 Cilaja dan Sdr. Andi Irawan (luka bakar 9%) alamat Cidahu (diruangan Plant CO² Removal) kemudian para korban dibawa ke RS Hamori untuk dilakukan penanganan medis," tulis laporan Kapolres Subang.
Sementara itu, rilis yang disampikan pihak Pertamina, kedua korban sudah dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.
"Dalam insiden tersebut, dua pekerja mengalami cidera luka bakar dan dalam keadaan sadar penuh. Kedua korban mendapatkan penanganan pertama di RS Hamori Subang. Selanjutnya korban dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk penanganan dan perawatan lebih lanjut," tulisnya dalam rilis yang diterima radarcirebon.com.
BACA JUGA:Pipa Gas Pertamina Meledak, Warga Subang Panik Dengar Suara Gemuruh
Kapolres Subang menambahkan, kebocoran gas yang mengakibatkan ledakan, merupakan pipa milik PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang.
Adapun kronologis kejadian menyebutkan, sekitar pukul 04.20 WIB, para karyawan Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang sif 3 sebanyak 8 orang, melakukan aktifitas kerja.
Ketika melintas di tempat kejadian perkara (TKP), karyawan sif 3 itu mendengar suara desis kebocoran gas.
Kemudian, 2 karyawan (korban) melakukan pengecekan terhadap suara tersebut, pada saat melakukan pengecekan pipa gas meledak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


