Gaji Kerja di Jepang dan Korea: Mana yang Lebih Menjanjikan bagi Pekerja Indonesia?
Gaji kerja di Jepang dan Korea Selatan, mana yang lebih baik bagi WNI? Simak ulasan berikut.-Foto: Kerja di Jepang - Instagram-radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM - Kesempatan bekerja di luar negeri semakin terbuka luas bagi warga Indonesia, terutama ke negara-negara maju di Asia seperti Jepang dan Korea Selatan.
Keduanya menjadi destinasi favorit karena menawarkan gaji tinggi, fasilitas kerja yang cukup baik, dan sistem ketenagakerjaan yang tertata.
Namun, banyak calon pekerja masih bertanya-tanya, di antara Jepang dan Korea, mana yang lebih menguntungkan dari segi penghasilan?
Untuk itu, simak ulasan berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.
BACA JUGA:Antusias, Ratusan Peserta Ikuti Tes Bahasa Jepang di Kampus IPB Cirebon
Gaji Pekerja Indonesia di Jepang
Bekerja di Jepang menawarkan gaji yang cukup stabil. Untuk pemula yang mengikuti program magang atau program Tokutei Ginou (visa keterampilan khusus), gaji pokok yang diterima berkisar antara 130.000 hingga 250.000 yen per bulan.
Jika dikonversi, nilainya sekitar 14 juta hingga 27 juta rupiah per bulan. Jenis pekerjaan yang paling banyak diisi oleh tenaga kerja Indonesia meliputi industri makanan, perakitan, perawatan lansia, hingga sektor pertanian.
Walaupun terlihat besar, perlu dicatat bahwa biaya hidup di Jepang, terutama di kota besar seperti Tokyo, cukup tinggi.
Selain itu, gaji tersebut masih harus dipotong pajak, asuransi kesehatan, dan iuran pensiun.
Dengan potongan tersebut, pendapatan bersih yang diterima setiap bulan menjadi lebih kecil, sehingga pengelolaan keuangan yang bijak sangat diperlukan.
Gaji Pekerja Indonesia di Korea Selatan
Di Korea Selatan, para pekerja Indonesia umumnya dikirim melalui program Employment Permit System (EPS).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


