Kapolres Minta Masyarakat Tak Perlu Ikut Demo PBB di Kota Cirebon, Lebih Baik Audiensi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan ajakan demo PBB di Kota Cirebon.-Foto: Dedi Haryadi-radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM - Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar meminta masyarakat tidak termakan provokasi mengenai ajakan demo Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Cirebon.
Menurut kapolres, Pemerintah Kota Cirebon sudah berupaya memberikan keringanan dengan diskon dan stimulus.
Artinya sudah ada jalan tengah yang diberikan, sehingga masyarakat tidak perlu turun ke jalan.
Dia juga mengingatkan bahwa kenaikan PBB di Kota Cirebon terjadi pada Januari 2024, artinya bukan di masa pemerintahan sekarang ini.
BACA JUGA:Walikota Minta Tak Perlu Ada Demo PBB di Cirebon: Tidak Ada Kenaikan 1.000 Persen
"Masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan ajakan demo seperti flyer yang beredar di media sosial," kata AKBP Eko, kepada radarcirebon.com, Minggu 17, Agustus 2025.
Dia mengajak masyarakat untuk mengedepankan audiensi. Walikota Cirebon juga sudah membuka ruang dialog seluas-luasnya bersama masyarakat.
Oleh karena itu, tidak perlu lagi ada aksi demo dan provokasi seperti yang terjadi di media sosial.
“Pak Walikota ssudah memberikan jalan tengah dengan stimulus dan diskon. Semua masyarakat Cirebon, kalau ada hal-hal yang belum disepakati, selesaikan dengan baik. Kita audiensi,” tuturnya.
BACA JUGA:Beban Penarikan PBB Dikeluhkan oleh Pemdes, Penyebabnya Adalah..
Pihaknya mengajak masyarakat menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin dan tidak memancing kegaduhan.
Mengenai beredarnya flyer di media sosial termasuk yang berbau SARA, kapolres mengakui banyak provokasi yang masuk ke Kota Cirebon.
“Ada flyer yang kita tidak tahu siapa yang membuat. Kamu minta masyarakat jangan terprovokasi,” tuturnya.
Ditambahkan AKBP Eko, pihaknya tidak ingin ada kekacauan atau benturan yang terjadi di Kota Cirebon.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

