Daya Motor

Teracam Black List di BK Porprov Jabar, Cabor Jujitsu: Hentikan Polemik KONI Kabupaten Cirebon

Teracam Black List di BK Porprov Jabar, Cabor Jujitsu: Hentikan Polemik KONI Kabupaten Cirebon

Ketua Persatuan Jujitsu Indonesia Kabupaten Cirebon, Yusup Taujiri SPd MPd.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pengurus Persatuan JuJitsu Indonesia Kabupaten Cirebon menyayangkan polemik yang terjadi di internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon.

Pasalnya, jika polemik ini tidak segera diselesaikan secara arif dan bijaksana, akan berpengaruh terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Cirebon.

Mengingat, sejumlah cabang olahraga (cabor) akan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (BK Porprov Jabar) 2025 yang dimulai Agustus hingga Desember mendatang.

Ketua Persatuan Jujitsu Indonesia Kabupaten Cirebon Yusup Taujiri SPd MPd mengatakan, masalah yang ada di KONI Kabupaten Cirebon sejak lama belum juga selesai. Bahkan, sekarang terkesan masalahnya tambah dibesar-besarkan.

BACA JUGA:Masalah KONI Kabupaten Cirebon Kian Ruwet, Rapat Nyaris Adu Jotos, Dana Hibah Tak Bisa Cair

BACA JUGA:35 Cabor di Cirebon Sudah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Yakin KONI Jabar Ambil Putusan Bijak

BACA JUGA:Bupati Imron Sebut KONI Kabupaten Cirebon Ada yang Tidak Beres, Sutardi Pede Tetap Jadi Ketua

“Banyak teman-teman kita yang peduli terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Cirebon, tapi bukannya menyelesaikan, malah menambah-nambah masalah,” katanya.

Yusup menginginkan, polemik yang ada di KONI Kabupaten Cirebon ini segera berakhir dan ada keputusan yang pasti. Agar cabor yang menghadapi BK Porprov Jabar 2025 bisa tenang.

“Jika polemik ini berkepanjangan, otomatis tidak ada pencarian dana yang  digunakan untuk operasional cabor di BK Porprov Jabar 2025,” ucapnya.

Dana operasional sangat penting untuk perjalanan cabor mengikuti BK Porprov Jabar 2025. Jika tidak ada dananya, lanjut Yusup, sejumlah cabor bisa terancam gagal ikuti BK Porprov Jabar 2025.

Apabila tidak mengikuti BK Porprov Jabar 2025, ada ketentuan akan di black list selama dua periode BK Porprov Jabar berikutnya atau 8 tahun.

BACA JUGA:Bupati Sindir Ketum KONI Kabupaten Cirebon, Imron: Kan, Dia Banyak Duit!

BACA JUGA:Tak Pedulikan Kisruh Internal, Sutardi Masih Yakin Jadi Ketua KONI Kabupaten Cirebon

BACA JUGA:Sanksi Menanti Sutardi? Hari Ini KONI Jabar Gelar Pleno

“Jika tidak ikut BK Porprov, pembinaan pun buat apa, karena kita pasti di coret dalam dua periode BK selanjutnya,” imbuhnya.

Dia pun mengungkapkan, polemik yang terjadi saat ini juga berdampak terhadap psikologi para atlet dan official dari masing-masing cabor.

“Adanya komentar dari Bupati, Plt Kadispora dan Ketua KONI Kabupaten Cirebon menjadikan para atlet ini tidak tenang dalam menghadapi BK Porprov Jabar 2025,”

Terakhir, yusuf berharap ada kedewasaan dari penggiat olahraga di Kabupaten Cirebon. “Coba turunkan egonya karena dampaknya tidak bagus,” tandasnya.

Perlu diketahui, jadwal BK Porprov Jabar 2025 berlangsung pada Agustus hingga Desember 2025 mendatang. Kabupaten Cirebon menargetkan masuk 15 besar dalam perolehan medali.

Saat ini, dari puluhan cabor yang akan mengikuti BK Porprov Jabar 2025, baru tiga cabor yang sudah running, yakni Basket, Korfball.

Sedangkan, bola voli saat ini sedang mengikuti BK Porprov Jabar 2025 di Kabupaten Majalengka. Mereka berangkat menggunakan dana talangan dari pengurus PBVSI Kabupaten Cirebon. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase