Daya Motor

Asal Usul Tawuran Konten, Kerap Merengut Korban Jiwa Anak Muda Cirebon

Asal Usul Tawuran Konten, Kerap Merengut Korban Jiwa Anak Muda Cirebon

ILUSTRASI. Perkelahian pelajar atau anak muda yang disebut dengan tawuran konten, kerap merenggut korban jiwa,-Dok-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Korban akibat tawuran yang melibatkan anak muda atau pelajar di Cirebon, tidak hanya mengakibatkan luka fisik, namun nyawa juga ikut melayang.

Perkelahian dua kelompok yang kini sering disebut dengan tawuran konten, kerap terjadi di wilayah Kota maupun Kabupaten Cirebon dengan melibatkan anak muda atau pelajar.

Dua kelompok tersebut, biasanya sengaja membuat janji lewat media sosial untuk bertemu dan melakukan pertarungan demi konten.

Kalaupun tidak membuat janji, salah satu kelompok biasanya melakukan tayangan langsung lewat media sosial mereka, untuk 'mencari musuh'.

Jika sudah bertemu, korban dari kedua belah pihak tidak bisa dihindarkan. Paling parah, adanya korban jiwa dari kelompok yang mayoritas berisi anak muda atau pelajar itu.

BACA JUGA:Tawuran Konten Team Hura-hura vs Team Enjoy Tengah Official, 1 Korban Meninggal Dunia

Korban jiwa terbaru akibat tawuran konten itu, terjadi di Kota Cirebon pada hari Selasa, 19 Agustus 2025 dini hari.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tawuran yang terjadi di Jalan Raya Kesunean, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Hingga saat ini, belum diketahui ada korban lain. Namun salah satu dari 3 terduga pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangannya.

Kanit I Reserse Umum Satreskrim Polres Cirebon Kota, IPDA Gunawan menjelaskan kronologi kejadian.

BACA JUGA:Seorang Pemuda Tewas, Diduga Korban Tawuran Konten di Kesunean Cirebon

Tawuran konten ini merupakan perselisihan antara dua kelompok yakni Team Hura-hura dan Team Enjoy Tengah Official.

"Mereka janjian di TKP (Jl Kesunean) jam 3 pagi (Selasa dini hari, 19, Agustus 2025)," kata Ipda Gunawan, kepada radarcirebon.com.

Kedua kelompok ini, janjian menggunakan media sosial Instagram. Di lokasi, kemudian mereka terlibat saling serang dan saat itu korban KD, terkena bom molotov. Di saat bersamaan, korban juga diserang bertubi-tubi dengan senjata tajam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait