Untag Cirebon 1945 Cirebon Gelar Seminar Pengembangan SDM Berbasis Potensi Daerah
Sekda Agus Mulyadi mengapresiasi Untag menggelar KKM di dua kelurahan yakni kelurahan Kalijaga dan Kelurahan Argasunya-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM- Dalam rangka memberikan pencerahan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) terpadu ke-8, Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Cirebon menggelar seminar. Acara digelar Sabtu (20/9/2025) di aula Kecamatan Harjamukti.
Rektor Untag 45 Cirebon, Dr Hj Erna MSi menjelaskan, KKM yang pentingnya bagaimana di aplikasikan ke masyarakat. Erna menyampaikan, mahasiswa Untag yang mengikuti KKM saat ini adalah mahasiswa semester VII dan lokus KKM -nya bertempat di Kelurahan Kalijaga dan Kelurahan Argasunya.
“setelah lulus nanti diharapkan bisa mengaplikasikan ilmu ditengah masyarakat,” ujar Erna.
Rektor bersyukur dirinya mendapatkan info bahwasannya Mahasiswa yang mengikuti KKM senang dan betah, bila perlu ditambah waktunya.
BACA JUGA:Fakultas Tehnik Untag Cirebon Gelar Seminar Sosialisasi HAKI Paten dan ISBN
“Terima kasih Masyarakat Kalijaga dan Argasunya menerima kehadiran mahasiswa yang mengikuti KKM. mudah mudahan kedepan menjadi pengetahuan tak ternilai bagi mahasiswa,” ujar Rektor.
Rektor didepan mahasiswa juga menyinggung Sekda yang akan mengajar di kampus Untag. “Pak Agus Mulyadi akan mengajar di kampus Untag Cirebon,” ujar Rektor.
Sekda Agus Mulyadi mengapresiasi Untag menggelar KKM di dua kelurahan yakni kelurahan Kalijaga dan Kelurahan Argasunya.
Untuk itu dirinya berharap mahasiswa yang KKM di dua kelurahan bisa memberikan nilai positif ke masyarakat, lurah Kalijaga dan lurah Argasunya bisa melakukan monitoring.
BACA JUGA:Bersama Majukan Untag Cirebon
Menurut Gus Mul, pemerintah saat ini sedang fokus tenaga non ASN, pensiun terus berjalan tapi pengangkatan CPNS dan PPPK tetap masih kurang optimal.
Namun kabar Tahun depan pemerintah akan membuka kembali jalur CPNS dan PPPK. “Peluang buat putra putri menjadi birokrat,” ujarnya.
Menurut Sekda, pengembangan potensi kompetensi ASN, minimal kita bisa melakukan pelatihan 20 jam setiap tahun, cukup rendah terkadang motivasinya kurang. Seiring perkembangan teknologi Kinerja ASN berbasis digital, kalau tidak harus tidak melaporkan kinerjanya maka akan dipotong.
Kasat Bimas Polres Ciko, AKP Sudarsono, mengatakan, Polri ini merupakan pelayan masyarakat. Tentunya dalam memeliharanya keamanan dan ketertiban Polri tidak sendirian, pemerintah daerah, elemen masyarakat, itu semua tentunya kita perlu sinergitas agar tetap terjaga keamanan dan ketertiban.
BACA JUGA:Untag Cirebon Gelar Training Of Fasilitator Wawasan Kebangsaan
Dengan modal keamanan, kata Sudarsono, maka akan mendukung tujuan dan harapan bangsa kita ini untuk mencapai pembangunan yang diharapkan.
Alumni Untag Cirebon, Cokro Mardianto mengaku sebagai alumni masuk 2009 lulus 2012. Sebagai mahasiswa kelas karyawan. Sempat kerja di instalasi listrik, kemudian bekerja di Bank BTN sebagai karyawan honor , tahun 2000 bekerja di notaris, kuliah hukum itu karena ingin jadi notaris, namun perjalanannya malah menjadi developer.
“tahun 2010 saya keluar dari notaris dan kerja di developer sampai 2012,” kata Cokro.
Cokro menyampaikan, tahun 2011 saya waktu kuliah di Untag ditawari take over perumahan, setelah berjalan memang awal awal cukup susah termasuk saat mengajukan ke Bank. Dalam perjalanannya dirinya bersyukur dipercaya menerima kredit dari bank. (abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


