Daya Motor

Orang Tua Wajib Tahu! 3 Pendekatan Penting Agar Anak Tumbuh Bahagia

Orang Tua Wajib Tahu! 3 Pendekatan Penting Agar Anak Tumbuh Bahagia

Orang Tua Wajib Tahu! 3 Pendekatan Penting Agar Anak Tumbuh Bahagia-pixabay-radarcirebon

RADARCIREBON.COM - Melihat tawa Si Kecil tentu menjadi kebahagiaan yang tak ternilai. Kebahagiaan itu akan terasa lebih bermakna ketika mereka tumbuh dengan hati yang benar-benar bahagia.

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Namun, mewujudkan hal itu tidak selalu mudah dan sering kali menimbulkan banyak pertanyaan.

Kebahagiaan anak tidak hanya datang dari mainan baru atau mendapat nilai yang bagus di sekolah. Ada hal yang lebih mendalam yang menjadi fondasi kuat bagi masa depan mereka.

Terkadang, orang tua mungkin merasa bingung ketika melihat Si Kecil kehilangan semangat. Di saat seperti inilah peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membantu mereka menemukan arah yang tepat.

BACA JUGA:Lewat Program Sekolah Garuda, Cornelis Christian Anak Tukang Tambal Ban Yakin Bisa Kuliah di Cambridge

Seorang psikolog di Amerika Serikat, Jordan Grumet M.D., menyebut ada tiga pendekatan penting dalam membimbing anak menuju kebahagiaan. Apa saja pendekatan tersebut?

Berikut tiga cara mendidik anak agar tumbuh bahagia seperti dikutip dari laman Psychology Today:

1. Pendekatan didaktik: Menyampaikan arahan secara langsung
Pendekatan ini dilakukan dengan berbicara langsung kepada anak dan memberi arahan tentang hal-hal yang diyakini dapat membawa kebahagiaan serta tujuan hidup. Biasanya berupa kisah pengalaman pribadi, kesalahan masa lalu, atau nasihat agar anak tidak mengulanginya.

Namun, cara ini tidak selalu efektif. Anak-anak cenderung enggan menerima nasihat jika hanya disampaikan lewat kata-kata, terutama ketika hal itu berkaitan dengan sesuatu yang sangat pribadi, seperti arah hidup mereka. Meski niatnya baik, mereka bisa saja menutup telinga dan memilih mencari jawabannya sendiri.

BACA JUGA:Pokja Bunda PAUD Kota Cirebon Dikukuhkan, Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Prioritas

2. Pendekatan teladan: Memberi contoh lewat perilaku
Anak-anak adalah pengamat yang sangat peka. Mereka mungkin mendengar ucapan kita, tetapi yang paling membekas adalah tindakan yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, untuk mengajarkan arti kebahagiaan dan tujuan hidup, orang tua perlu terlebih dahulu mencontohkannya dalam keseharian.

Ketika orang tua menjalani hidup dengan semangat dan makna, anak akan menyaksikan dan menyerap energi positif itu. Mereka mungkin tidak menempuh jalan yang sama, tetapi akan memiliki keberanian untuk menapaki jalannya sendiri. Dari sinilah tumbuh nilai-nilai lintas generasi yang berharga.

3. Pendekatan pengalaman: Belajar dari coba dan salah
Pendekatan ini memberi anak ruang untuk belajar melalui pengalaman. Mereka diberi kebebasan untuk mencoba, mengeksplorasi, bahkan gagal tanpa harus takut terhadap konsekuensi besar.

Melalui proses ini, anak belajar mengenali minat, memahami makna keberhasilan dan kegagalan, serta membangun ketangguhan diri. Semua itu tumbuh alami, tanpa tekanan untuk menjadi “sempurna” sejak awal.

BACA JUGA:Tambah Peserta Didik Per Rombel, Komitmen Jabar Tekan Putus Sekolah dan Jamin Hak Pendidikan Anak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait