Umar Abdul Aziz Raih Juara 2 MHQ Sewilayah III Cirebon
Umar Abdul Aziz Raih Juara 2 MHQ Sewilayah III Cirebon-Istimewa-radarcirebon
RADARCIREBON.COM - Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an merupakan lembaga pendidikan yang berfokus pada pembentukan generasi Qur’an hafal 30 Juz, memahami makna dan kandungannya.
Tak hanya itu pembentukan karakter yang kuat disertai akhlak yang mulia dan berwawasan luas juga terus dibangun di dalamnya.
Misalnya melalui kegiatan-kegiatan keagamaan dan kegiatan-kegiatan sosial di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Tak heran jika Pondok Pesantren Tahfidz Sabilul Qur'an Cirebon mampu mencetak santri yang unggul, salah satunya dalam ajang Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ) tingkat sewilayah III Cirebon.
BACA JUGA:Diikuti 700 Hafidzoh, MHQN Kabupaten Cirebon Gelar Semaan Al-Quran
Tampak Wajah haru dan bahagia terpancar dari Umar Abdul Aziz, santri kelas 9 Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an, setelah namanya diumumkan sebagai Juara 2 dalam ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) tingkat Sewilayah III Cirebon.
Kompetisi ini diikuti oleh para penghafal Al-Qur’an dari berbagai pesantren dan lembaga tahfizh di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Bagi Umar, capaian ini bukan sekadar piala, Ia menyebutnya sebagai buah dari kesabaran dan bimbingan para ustadz yang setiap hari menemaninya muroja’ah dan memperbaiki hafalan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tak lupa terima kasih kepada para ustadz yang tidak pernah lelah membimbing saya.
BACA JUGA:SMPP Al Hikmah Cirebon Juara 1 MHQ Se-Ciayumajakuning
Semoga hafalan ini menjadi amal yang terus hidup dalam diri saya,” ujarnya dengan mata berbinar.
Mudir Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an Ustadz Zaky Basyarahil, Lc. turut menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Umar menunjukkan kesungguhan yang luar biasa dalam menjaga hafalannya. Prestasi ini menjadi hadiah yang indah bagi seluruh keluarga besar pesantren,” tuturnya.
Perjalanan hafalan Umar dimulai sejak duduk di kelas 7 di Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an.
BACA JUGA:SMPP Al-Hikmah Juara MHQ
Sejak awal, ia dikenal tekun, sederhana, dan hampir tak pernah lepas dari mushafnya setiap hari.
Ketelatenan dan rutinitas muroja’ah yang ia jaga membuat hafalannya semakin kuat dari waktu ke waktu.
Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an, yang saat ini sedang membuka penerimaan santri baru, terus mendorong para santrinya untuk meneladani semangat seperti Umar berjuang menjaga hafalan, berprestasi dengan rendah hati, dan menebarkan cahaya Al-Qur’an di tengah masyarakat.(deden/adv)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


