Ok
Daya Motor

FCTM Dukung Penetapan KH Abbas Buntet Sebagai Pahlawan Nasional

FCTM Dukung Penetapan KH Abbas Buntet Sebagai Pahlawan Nasional

Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) mendukung dan meminta Presiden Prabowo Subianto menetapkan perjuangan dan ketokohan KH Abbas sebagai pahlawan nasional.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Menjelang Hari Pahlawan Nasional pada 10 November 2025 mendatang, Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) mendukung penetapan KH Abbas Buntet menjadi pahlawan nasional.

Pernyataan ini disampaikan oleh jajaran pengurus FCTM dalam konferensi pers di sebuah cafe di Jalan Tuparev, Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu 29 Oktober 2025.

FCTM meminta Presiden Prabowo Subianto agar mempertimbangkan usulan mereka. Sebab, nilai perjuangan dan ketokohan KH Abbas Buntet layak mendapatkan pengakuan resmi dari negara.

"KH Abbas bukan hanya ulama besar yang alim, tapi juga pejuang kemerdekaan," ujar Ketua FCTM, KH Taufikurrahman Yasin didampingi sekretarisnya, Dr H Taufik Ridwan MHum, bersama jajaran pengurus dan tokoh pemekaran Cirebon Timur.

BACA JUGA:Harlah ke-3, FCTM Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Cirebon Timur Hingga Jadi DOB

BACA JUGA:KH Taufiqurrahman Yasin Jadi Ketua FCTM, Hamzaiya: Lanjutkan Perjuangan Kawal Pemekaran Cirebon Timur

Dia mengatakan, KH Abbas Buntet merupakan sosok yang ikut mengatur strategi dan memimpin laskar santri dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, bersama Hadlrotussyekh KH Hasyim Asy’ari dan Bung Tomo.

"Selain dikenal sebagai pejuang, KH Abbas Buntet juga merupakan pembaharu dalam dunia pendidikan pesantren," katanya.

Dalam dunia pendidikan Islam Nusantara, beliau adalah penggagas sistem pendidikan madrasah dengan pola klasikal dan memasukkan pengetahuan umum ke dalam kurikulum pesantren. Pemikiran beliau sangat maju untuk zamannya.

"Menggagas dan menerapkan sistem pendidikan di pesantren dengan pola madrasah secara klasikal dan memasukkan pengetahuan umum sebagai pelajaran inti," beber sesepuh Pondok Pesantren Gedongan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon ini.

BACA JUGA:Sepeninggal Almarhum KH Usamah Manshur, Ulama Gedongan Ini Didaulat Pimpin FCTM

Dalam kesempatan ini, FCTM tidak hanya menyerukan dukungan terhadap KH Abbas Buntet jadi pahlawan nasional. Juga mendesak percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cirebon Timur.

Cirebon Timur merupakan wilayah yang sudah lama diperjuangkan untuk mekar dari Kabupaten Cirebon. Cirebon Timur merupakan wilayah yang meliputi 16 kecamatan dan 169 desa

Menurut Sekretaris FCTM Dr H Taufik Ridwan Mhum, perjuangan pemekaran bukan sekadar administratif, melainkan juga memiliki dimensi historis dan kultural.

Cirebon Timur merupakan daerah kelahiran dan pengabdian KH Abbas Buntet, serta dikenal sebagai pusat pesantren dan perkembangan keagamaan masyarakat Cirebon bagian timur.

"Pemekaran Cirebon Timur adalah upaya mengintegrasikan nilai sejarah, perjuangan ulama, dan pemerataan pembangunan. Ini bagian dari narasi nasional yang inklusif," tegasnya.

Oleh karena itu, dua usulan tersebut merupakan bentuk penghargaan nyata terhadap kontribusi ulama dan masyarakat Cirebon dalam mengisi kemerdekaan.

"Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian dan dukungan agar semangat perjuangan KH Abbas Buntet serta nilai-nilai keislaman yang beliau tanamkan dapat terus menginspirasi generasi bangsa," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait