Perjuangan Pemekaran Cirebon Timur Harus Berdiri di Atas Azas Musyawarah, Bukan Forum Elit
Tokoh Pemuda Cirebon Timur, Raden Hamzaiya SHum.-ISTIMEWA/RADARCIREBON.COM-
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Sejak tampuk kepemimpinan Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM) diestafetkan dari almarhum KH Usamah Manshur kepada KH Taufikurrahman Yasin, arah perjuangan pemekaran semakin jauh dari akarnya.
Sehingga, saat ini pergerakan FCTM dalam mengawal proses pemekaran Cirebon Timur cenderung bersifat elitis dan mengesampingkan musyawarah dengan elemen lainnya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh tokoh pemuda Cirebon Timur R Hamzaiya SHum dalam menyikapi fenomena pergerakan FCTM pasca persetujuan CDPOB Cirebon Timur oleh Pemerintah dan DPRD Provinsi Jawa Barat.
BACA JUGA:Para Kuwu, BPD dan Tokoh Masyarakat Cirebon Timur Desak Pusat Cabut Moratorium Pemekaran Daerah
BACA JUGA:Hasan Basori: Surat Usulan Pemekaran Cirebon Timur Sudah Masuk Kemendagri
Menurutnya, makna pemekaran sejati adalah membangun kesejahteraan rakyat secara merata, bukan menciptakan tatanan baru yang justru menumbuhkan karakter bangsawan politik.
"Pemekaran tidak boleh hanya dijadikan proyek politik atau ajang pembentukan kelompok elit yang eksklusif."
"FCTM seharusnya tidak menutup diri terhadap suara rakyat kecil, karena hakikat pembangunan berasal dari rakyat dan untuk rakyat," tuturnya.
Hamzah mengatakan, Cirebon Timur memiliki potensi besar untuk berkembang secara ekonomi, sosial, dan budaya jika prosesnya dijalankan dengan benar.
Namun potensi itu hanya akan menjadi kenyataan jika masyarakat bawah ikut berperan aktif dalam setiap tahapan.
BACA JUGA:Harlah ke-3, FCTM Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Cirebon Timur Hingga Jadi DOB
Ketika rakyat merasa memiliki, maka arah pembangunan akan lebih berimbang, dan cita-cita kesejahteraan bersama dapat terwujud.
Hamzaiya menekankan, pemekaran bukanlah akhir, tetapi awal dari perjuangan panjang untuk menata sistem pelayanan, pemerintahan, dan ekonomi rakyat agar lebih efektif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

