Daya Motor

PHRI Kota Cirebon Dorong Pemerintah Maksimalkan BIJB Kertajati

PHRI Kota Cirebon Dorong Pemerintah Maksimalkan BIJB Kertajati

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki.-Apridista Siti Ramdhani-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati masih seperti mati suri.

Bandara internasional yang dibangun pemerintah pusat di Majalengka ini seharusnya bisa dimaksimalkan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Imam Reza Hakiki.

Kiki – sapaan akrabnya – sangat berharap pemerintah bisa memaksimalkan dan mengaktifkan kembali rute penerbangan di BIJB Kertajati.

BACA JUGA:PCNU Kabupaten Cirebon Gelar Peringatan Hari Santri 2025, Perkuat Peran untuk Indonesia Emas  

Menurut dia, masih ada harapan BIJB Kertajati menjadi pintu masuk ke Cirebon dan menjadi harapan bagi geliat pariwisata di Cirebon.

Menurut pria yang akrab disapa Kiki tersebut, pemerintah harus memaksimalkan kembali BIJB Kertajati sebagai tanggung jawab negara. 

Meski ini berat, menurutnya tak ada salahnya mencoba kembali memaksimalkannya dengan mengaktifkan kembali penerbangan. 

"Perlu diingat, investasi pada bandara ini cukup besar, potensinya pun besar, untuk itu kami mendorong pemerintah untuk kembali memaksimalkan bandara ini," ucapnya. 

BACA JUGA:Stadion Watubelah Kapan Jadi? Kebutuhan Dana Masih Rp350 Miliar

BACA JUGA:Pembagian Sertifikat Tanah di Desa Astanajapura, Warga Sambut Antusias

Sejak awal diaktifkannya penerbangan dari BIJB Kertajati, imbas positif turut dirasakan oleh pelaku pariwisata khususnya di Cirebon. 

Salah satunya hadirnya wisatawan baru. Namun kondisi infrastruktur saat itu memang belum mendukung. 

Sehingga geliat pariwisata belum maksimal. Saat infrastruktur dilengkapi Tol Cisumdawu, penerbangan di BIJB Kertajati malah dinonaktifkan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait