Mahasiswa UGJ Kaji Pola Komunikasi Internal Radar Cirebon TV
Wakil Direktur RCTV Andri Wiguna (kaos putih) foto bersama mahasiswa UGJ di Kantor Radar Cirebon, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Jumat (26/12/2025).-Ade Gustiana-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon melakukan wawancara dengan Radar Cirebon TV (RCTV) terkait penerapan komunikasi organisasi dalam aktivitas penyiaran.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran akademik mahasiswa untuk memahami praktik komunikasi kelembagaan secara langsung di lapangan.
Wawancara dilakukan oleh Lia Amalia Supandi, Nabila Syaharani, Ghina Amalia, Dinda Dwi Destarini, Salma Fadhilah, Safina Afrilia Mulyanti, Isma Azza, Khofifah, Rhesnu Wibisono, dan Dwi Lestari bersama dosen pengampu Noveria Susijawati SE MM.
Berdasarkan hasil wawancara, mahasiswa menilai komunikasi di RCTV berperan sebagai unsur utama dalam organisasi yang terus berkembang dan terjaga. Namun, potensi miskomunikasi tetap dapat terjadi apabila instruksi tidak dipahami secara menyeluruh oleh seluruh tim.
BACA JUGA:Kolaborasi Satu Dekade MAXI YAMAHA & PROSTREET, Sulap Lapangan Terbang Jadi Arena Adu Kecepatan
Dalam praktiknya, komunikasi internal dinilai sangat krusial, terutama saat menghadapi tekanan deadline siaran. Redaksi, wartawan, presenter, dan editor dituntut berkoordinasi secara ketat agar berita dapat tayang tepat waktu. Pada isu besar seperti bencana, koordinasi dilakukan lebih cepat agar informasi tidak basi dan dapat segera ditayangkan melalui breaking news.
RCTV juga menekankan pentingnya ketelitian dalam alur produksi. Satu konten dapat diolah untuk tiga platform sekaligus, yakni televisi, media sosial, dan event off air. Kondisi ini menuntut komunikasi yang jelas antar-divisi guna mencegah kesalahan yang berpotensi melanggar aturan penyiaran.
Dalam keseharian, suasana kerja di RCTV bersifat semi-formal dan menyesuaikan kondisi lapangan. Pimpinan berperan mengatur alur kerja, sementara koordinator divisi memastikan pesan dipahami dan dijalankan oleh tim.
Meski peran pimpinan dalam pemberian motivasi relatif terbatas, mereka tetap memberikan dorongan agar tim mencapai target bisnis serta menjaga kualitas konten.
BACA JUGA:PPG Guru Tertentu Diperpanjang Lagi! Kesempatan Terakhir, Deadline Tinggal Hitungan Hari
Media digital, khususnya WhatsApp, menjadi sarana utama komunikasi internal sejak masa pandemi. Hampir seluruh koordinasi dilakukan melalui platform tersebut, menggantikan rapat tatap muka yang sebelumnya rutin dilaksanakan.
Pola komunikasi di RCTV berjalan secara vertikal dari pimpinan kepada koordinator, serta secara horizontal antar bagian redaksi. Pola ini menjaga alur pesan organisasi tetap berjalan, baik melalui instruksi pimpinan maupun koordinasi sejajar antar bagian redaksi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Mahasiswa juga mencatat bahwa RCTV memberikan ruang bagi karyawan untuk menyampaikan ide kreatif, khususnya dalam program off air. Namun, setiap ide tetap melalui pertimbangan bisnis agar tidak merugikan perusahaan.
Wakil Direktur RCTV Andri Wiguna menegaskan bahwa komunikasi internal yang jelas dan detail menjadi kunci menjaga kualitas siaran serta menghindari risiko hukum.
BACA JUGA:Tragedi KM Putri Sakinah: Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Keluarga Belum Ditemukan
“Broadcast itu harus hati-hati. Jika komunikasi tidak clear, bisa berujung pada masalah hak cipta atau somasi. Karena itu, koordinasi antar-divisi harus benar-benar detail,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Melalui wawancara tersebut, mahasiswa UGJ memperoleh pemahaman empiris mengenai peran strategis komunikasi organisasi dalam dunia penyiaran, khususnya terkait komunikasi internal sebagai penentu kelancaran kerja, kualitas konten, dan keberlangsungan bisnis media di era digital. (ade)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


