Daya Motor

Reses di Cirebon Timur, Bambang Mujiarto Buka Jalan KUR untuk Petani Tebu

Reses di Cirebon Timur, Bambang Mujiarto Buka Jalan KUR untuk Petani Tebu

Anggota DPRD Jabar Bambang Mujiarto menggelar hearing dengan petani tebu Cirebon Timur dan mendorong realisasi KUR Bank BJB yang berlangsung di Aula Koperasi Saka Rosa, Pabrik Gula (PG) Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Senin 29 De-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Mujiarto, menggelar hearing dialog bersama sekitar 200 petani tebu se-Wilayah Cirebon Timur.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Koperasi Saka Rosa, Pabrik Gula (PG) Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Senin 29 Desember 2025 kemarin.

Hearing dialog tersebut merupakan bagian dari agenda reses DPRD Jawa Barat dengan mengusung tagline “Tebu Manis, Petani Gula Sejahtera, Jawa Barat Istimewa, Indonesia Daulat Pangan”.

Kegiatan ini juga dihadiri rombongan Komisi II DPRD Jabar yang membidangi perekonomian, serta perwakilan dari Bank BJB.

BACA JUGA:Kesulitan Mengakses KUR dan Harga Tetes Turun, Petani Tebu Terancam Gulung Tikar

Dalam dialog tersebut, Bambang Mujiarto yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Jabar menegaskan, salah satu persoalan utama yang selama ini dihadapi petani tebu, khususnya di wilayah Cirebon Timur, adalah sulitnya mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kendala permodalan ini dinilai berdampak langsung pada rendahnya produktivitas dan kesejahteraan petani tebu.

“Selama ini memang kendala utama petani tebu di Cirebon Timur adalah sulitnya pengajuan KUR. Alhamdulillah, setelah kami berupaya dan berkoordinasi dengan pihak Bank BJB, saat ini sudah ada titik terang,” ujar Bambang di hadapan ratusan petani.

Ia menjelaskan, kehadiran Bank BJB dalam forum hearing tersebut sengaja dihadirkan agar petani dapat menyampaikan persoalan secara langsung kepada pihak perbankan.

Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan proses realisasi KUR dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Dalam acara ini kami mengajak Bank BJB agar bisa bertemu langsung dengan para petani tebu. Harapannya, program KUR ini bisa segera terealisasi demi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program swasembada gula nasional,” tambahnya.

BACA JUGA:KUR Pegadaian 50 Juta: Cara Cepat Cair, Bunga Ringan, Cocok untuk UMKM

Bambang juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pembiayaan sektor pertanian, khususnya komoditas strategis seperti tebu, agar petani tidak lagi kesulitan modal saat musim tanam maupun perawatan tanaman.

Sementara itu, perwakilan petani tebu Cirebon Timur, H Syukron mengungkapkan, selama ini para petani memang menghadapi berbagai kendala, terutama dalam mengakses pembiayaan melalui KUR. Ia mengaku bersyukur aspirasi petani mendapat respons positif dari DPRD Jabar.

“Kami merasa sangat terbantu. Selama ini KUR memang sulit diakses oleh petani tebu. Setelah kami mengadu ke Pak Bambang, alhamdulillah sekarang pihak Bank BJB sudah membuka jalan agar KUR untuk petani tebu bisa segera berjalan,” ungkap Syukron.

Para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu se-Wilayah Cirebon Timur berharap, dengan terealisasinya KUR Bank BJB, produktivitas tebu dapat meningkat, biaya produksi lebih terjangkau, serta kesejahteraan petani semakin membaik.

Mereka juga berharap dukungan pemerintah daerah dan provinsi terus berlanjut demi memperkuat ketahanan pangan dan industri gula nasional. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait