Akhirnya Terjawab! TPP ASN Kuningan Dipastikan Cair Utuh Januari 2026, Ini Kata Sekda
TPP ASN Pemkab Kuningan yang belum diterima sampai akhir tahun 2025 akan segera dituntaskan pada awal 2026 ini.-Istimewa-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Setelah berbulan-bulan diliputi tanda tanya, ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kuningan akhirnya bisa bernapas lega.
Kabar yang dinanti sejak lama itu pun datang di penghujung tahun: Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dipastikan cair penuh tanpa potongan pada Januari 2026.
Isu keterlambatan pembayaran TPP sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan ASN. Hingga akhir 2025, hak yang seharusnya diterima itu belum juga masuk ke rekening. Namun kini, kepastian resmi datang langsung dari pucuk pimpinan birokrasi daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmana, memastikan bahwa seluruh anggaran TPP telah tersedia dan siap dibayarkan. Tidak ada lagi pemangkasan, tidak ada pengurangan, dan tidak ada penundaan lanjutan.
BACA JUGA:Terungkap! Modus Curi Motor di Indramayu, Polisi Kembalikan Motor Korban Tanpa Biaya
“TPP ASN yang belum diterima sampai akhir tahun ini akan segera dituntaskan. Seluruh pembayaran direncanakan dilakukan pada Januari 2026. Insya Allah selesai bulan depan,” ujar U Kusmana, Rabu (31/12/2025).
Pernyataan itu bukan sekadar janji. Sekda menegaskan, TPP akan dibayarkan utuh 100 persen, berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang sempat memberlakukan pemotongan hingga 20 persen.
“Silakan ditulis, TPP yang akan diterima ASN tidak ada pemotongan. Dibayarkan utuh, tidak seperti sebelumnya,” tegasnya.
Kepastian ini sekaligus menepis kekhawatiran ASN di tengah tantangan pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Kuningan mengakui, sejak awal masa kepemimpinan, beban tunda bayar dan keterbatasan fiskal menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan.
BACA JUGA:Dipimpin Langsung Kapolresta Cirebon, Kenaikan Pangkat 125 Polisi Jadi Tonggak Karier Baru
Namun kondisi tersebut justru mendorong pembenahan tata kelola keuangan secara lebih hati-hati dan terukur. Perlahan tapi pasti, stabilitas fiskal mulai menunjukkan tanda-tanda membaik.
“Sejak awal memang banyak yang pesimis karena pekerjaan rumahnya sangat berat, khususnya soal tunda bayar. Tapi semuanya dikaji dengan cermat agar ke depan kondisi pemerintahan semakin baik,” ungkap U Kusmana.
Lebih dari sekadar pencairan tunjangan, kepastian TPP ini menjadi sinyal penting membaiknya kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah daerah. Harapannya, kesejahteraan ASN yang terjaga akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Awal 2026 pun dibuka dengan optimisme baru bagi ASN Kuningan—hak mereka kembali dipenuhi, dan roda pemerintahan diharapkan bergerak lebih solid dari sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

