Ok
Daya Motor

Gerak Cepat Pascakebakaran, Pasar Darurat Lemahabang Kulon Segera Dibangun

Gerak Cepat Pascakebakaran, Pasar Darurat Lemahabang Kulon Segera Dibangun

Pemerintah Desa Lemahabang Kulon menggelar musyawarah sosialisasi pembangunan pasar darurat, Sabtu 3 Januari 2025.--

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Lemahabang Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon bergerak cepat pascakebakaran pasar yang menghanguskan ratusan los pedagang. 

Sebagai langkah darurat, Pemdes bersama panitia dan para pedagang sepakat membangun pasar sementara agar aktivitas ekonomi warga bisa kembali berjalan.

Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu itu tercatat melalap sekitar 210 los pasar. 

Dari jumlah tersebut, hasil pendataan menunjukkan sekitar 185 pedagang masih aktif berjualan, meski sebagian di antaranya memiliki lebih dari satu los.

BACA JUGA:Stasiun Cirebon Ramai Sejak Siang, KAI Prediksi Puncak Arus Balik Besok

BACA JUGA:Aksi Nyata Kemenag, Wujudkan Dakwah Ekoteologis Melalui Gerakan Tanam Pohon

Kuwu Lemahabang Kulon, Rudiyana mengatakan, pendataan dilakukan segera setelah musibah terjadi. 

Langkah itu menjadi dasar untuk merumuskan solusi terbaik bagi para pedagang yang terdampak.

“Setelah kejadian, kami langsung mendata pedagang yang benar-benar aktif. Ada yang memiliki dua hingga tiga los, sehingga jumlah pedagang aktifnya sekitar 185 orang,” ujarnya, Sabtu 3 Januari 2026.

Hasil musyawarah antara pemdes, panitia, dan perwakilan pedagang kemudian mengerucut pada keputusan membangun pasar darurat

Lokasinya direncanakan tidak jauh dari area pasar yang terbakar, dengan memanfaatkan badan jalan menuju pasar agar tetap strategis dan mudah dijangkau pembeli.

Menurut Rudiyana, fokus utama saat ini adalah memastikan para pedagang bisa kembali berjualan secepat mungkin agar tidak semakin terpuruk akibat kehilangan mata pencaharian.

BACA JUGA:BKPSDM Indramayu Lakukan Sidak, Ada ASN Bolos Kerja

BACA JUGA:Pemilik Modal Mulai Tertarik Berinventasi di Kabupaten Cirebon

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait