Hujan Deras, Tanggul Sungai Cimanuk di Indramayu Kembali Amblas, Warga Waswas
Lokasi dan kondisi tanggul Sungai Cimanuk amblas di Blok Pulocangak, Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang.-Anang Syahroni-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu hingga hilir Sungai Cimanuk kembali memicu kekhawatiran warga.
Meski status sungai belum masuk kategori siaga, derasnya aliran air sungai berdampak langsung pada kondisi tanggul, khususnya di Blok Pulocangak, Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.
Tanggul Sungai Cimanuk di lokasi tersebut dilaporkan kembali mengalami amblas.
Padahal, tanggul itu sebelumnya telah diperbaiki oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung pada Maret 2025 lalu.
BACA JUGA:Pantai Cemara Indah Indramayu dengan Pesona Pohon dan Hempasan Ombak yang Menenangkan
Namun intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus membuat struktur tanah di sekitar tanggul kembali tergerus arus air.
Kuwu Desa Gedangan, Jaelani, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat hujan deras yang hampir setiap hari mengguyur wilayah Indramayu sejak akhir tahun 2025.
Sungai Cimanuk pun kerap meluap, sehingga mempercepat proses pengikisan tanah di sekitar tanggul.
“Sejak akhir tahun hujan terus turun, Sungai Cimanuk sering meluap. Ditambah hujan deras, tanah di tanggul kembali tergerus dan akhirnya amblas,” ujar Jaelani, Rabu (7/1).
BACA JUGA:3 Rekomendasi Rumah Makan di Indramayu yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Bikin Ketagihan!
Menurutnya, kondisi ini membuat warga sekitar merasa was-was, terutama saat hujan deras turun dalam waktu lama.
Meski hingga kini belum terjadi banjir besar, potensi kerusakan yang lebih parah tetap mengintai apabila tidak segera dilakukan penanganan.
“Kami berharap tanggul masih cukup kuat menahan arus air Sungai Cimanuk. Namun, kalau hujan terus turun, tidak menutup kemungkinan kondisinya semakin parah. Kami sudah melaporkan hal ini ke pihak kecamatan agar bisa diteruskan ke instansi yang berwenang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Sukagumiwang, Dedi Nurhadi, membenarkan bahwa kondisi tanggul di Desa Gedangan masuk dalam daftar tanggul kritis di sepanjang aliran Sungai Cimanuk wilayah Kabupaten Indramayu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

