Gula Cakar Majalengka! Warisan Manis yang Melegenda di Nusantara
Gula Cakar Majalengka! Warisan Manis yang Melegenda di Nusantara-Instagram-radarcirebon
RADARCIREBON.COM - Kabupaten Majalengka adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Barat, namanya dikenal sebagai kota seribu Curug karena kaya akan objek wisata alam Curug atau air Terjun alami.
Namun tidak banyak yang tau selain kaya akan wisata alam yang begitu menakjubkan kabupaten Majalengka menyimpan beragam makanan dengan cita rasa khasnya sendiri. Yang cocok di jadikan sebagai oleh-oleh sehabis pulang liburan dari kabupaten tersebut.
Salah satu makanan legendaris yang populer dari Majalengka adalah kuliner gula cakar khas Majalengka yang sudah dibuat secara turun temurun hingga sampai sekarang masih banyak yang melestarikan warisan Nusantara yaitu gula dengan cita rasa yang khas di buat dengan kreasi leluhur dan memiliki tekstur, bentuk, warna yang unik sehingga membuat nya menjadi oleh-oleh wajib yang menarik dan hanya ada di kabupaten Majalengka.
gula cakar Majalengka sama macamnya dengan gula pada umumnya. Sebuah pamanis yang dicampurkan kedalam makanan. Gula ini memiliki tekstur padat dan mudah larut ketika bercampur dengan air cocok di seduh dengan segelas teh atau kopi. Sehingga menambah kenikmatan khas kedalam minuman anda.
BACA JUGA:Intip Cara Pembuatan Kecap Manis Khas Majalengka, Oleh-Oleh Wajib dari Majalengka!
Gula padat dengan cita rasa khas unik dan tampilan warna merah muda yang cantik memilik tekstur tidak beraturan seperti cakaran ayam, oleh karena itu menjadikan gula ini dengan sebutan gula cakar Majalengka. Bagi orang yang belum mengetahui gula cakar Majalengka terlihat seperti makanan kekinian karena memiliki tampilan unik yang menggiurkan kan. Namun siapa sangka kuliner gula cakar sudah populer sejak era tahun 60an loh.
Namun sekarang gula cakar khas Majalengka sudah jarang di temui. Karena faktor minat konsumen yang sudah berkurang sehingga mempengaruhi kurangnya minat produksi juga. Di tahun 80 sampai 90an rumah produksi gula cakar sangat membeludak bahkan terhitung ada ratusan rumah yang memproduksi gula khas Majalengka tersebut. Seiring berjalannya tahun, rumah produksi Gula cakar Majalengka semakin menurun dan di tahun ini bisa terhitung jumlahnya.
Meskipun produksi Gula cakar sudah langka, namun proses pembuatanya masih sama dari dahulu hingga sekarang yang membuat cita rasa, bentuk, tekstur hingga warna nya tidak pernah berubah sama sekali, masih memiliki khas yang sama seperti masa kejayaannya dulu. Sempat pernah membuat kreasi warna yang berbeda namun warna merah muda tetap menjadi best seller minat konsumen. Membuat warna merah muda menjadi identitas nyata gula cakar Majalengka hingga detik ini.
Lalu bagaimana sih cara pembuatan gula cakar sehingga menciptakan gula yang unik dan menarik tersebut? Simak terus artikel berikut untuk intip cara pembuatan gula cakar khas Majalengka!
BACA JUGA:Sumardji Bongkar Rencana John Herdman di Timnas Indonesia
Pertama, gula cakar yang bentuk nya tidak sesuai atau hancur dicampurkan dengan gula pasir dan juga air secukupnya, ketiga bahan tersebut dimasak dengan tungku diatas api yang cukup besar dan diaduk terus selama proses pemasakan hingga gula pasir larut dan tekstur menjadi kental, kemudian proses selanjutnya masukan soda kue dan pewarna makanan merah muda agar hasilnya jadi menarik.
Jika sudah masak. Proses selanjutnya yaitu adonan tersebut di angkat dan ditumpahkan diatas loyang datar yang terbuka. karena percampuran soda kue, tanpa menunggu waktu lama adonan yang sudah di tuangkan akan mengembang dan memadat seperti permen. Lalu proses terakhir adonan yang sudah memadat itu di potong-potong membentuk persegi dan dikemas.
Banyak yang mengatakan mengapa di sebut dengan gula cakar karena memiliki bentuk dan tekstur yang tidak beraturan mirip dengan cakar ayam, selain itu jga pisau yang digunakan pada umumnya memiliki bentuk gerigi selayaknya kekuatan cakar namun versi lain mengatakan karena proses pemotongannya seperti orang yang sedang mencakar.
Meskipun memiliki pendapat yang berbeda namun kuliner Gula cakar khas Majalengka adalah sebuah ikon kuliner yang harus dilestarikan. Bahwa Gula cakar khas Majalengka bukan hanya sekedar makanan lezat untuk dinikmati namun juga warisan nenek moyang yang harus dijaga.
Artikel ini dibuat oleh Rizki Ainun Ni’mah mahasiswa magang dari Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
BACA JUGA:Era Baru Audio Rumah: Speaker WiFi Samsung Hadirkan Audio 3D Imersif dan Desain Ikonik
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


