Daya Motor

John Herdman Datang, Bung Harpa Ungkap Rapor Bayangan Timnas Indonesia

John Herdman Datang, Bung Harpa Ungkap Rapor Bayangan Timnas Indonesia

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman.-Tangkapan layar -Instagram

RADARCIREBON.COM – Pergantian pelatih kepala Timnas Indonesia kembali membuka babak baru dalam perjalanan sepak bola nasional. 

Kali ini, federasi resmi menunjuk John Herdman sebagai nahkoda anyar Skuad Garuda. Sosok yang sarat pengalaman internasional itu diharapkan mampu membawa Indonesia melangkah lebih jauh di level Asia.

Namun di balik euforia tersebut, pengamat sepak bola nasional Haris Pardede atau yang akrab disapa Bung Harpa mengingatkan publik agar tetap menahan ekspektasi. Menurutnya, pergantian pelatih bukan jaminan instan perubahan besar, apalagi dalam waktu singkat.

Bung Harpa menilai rangkaian laga awal John Herdman akan menjadi semacam “rapor bayangan” yang mencerminkan arah kepemimpinan sang pelatih. Dari sanalah publik bisa membaca visi, keberanian, dan konsistensi Herdman dalam membangun Timnas Indonesia.

BACA JUGA:Sumardji Bongkar Rencana John Herdman di Timnas Indonesia

BACA JUGA:Ingin Jadi Stadion Representatif, SOR Watubelah Butuh Dana Rp250 Miliar

Salah satu indikator penting yang disorot Bung Harpa adalah keberanian memberi kesempatan kepada pemain muda potensial. Bukan hanya memanggil nama baru sebagai pelengkap skuad, tetapi benar-benar memberi ruang bersaing secara adil di tim utama.

“Biasanya pelatih baru akan melirik pemain-pemain yang sebelumnya kurang mendapat kesempatan, tapi sebenarnya punya potensi besar,” ujar Bung Harpa dalam sebuah podcast televisi swasta, Senin 12 Januari 2026.

Menurutnya, keberhasilan pelatih modern tak hanya diukur dari hasil akhir pertandingan, tetapi juga dari kualitas scouting dan regenerasi. Herdman dituntut jeli membaca potensi kompetisi domestik, termasuk Liga 1, yang selama ini dinilai masih menyimpan banyak talenta terpendam.

Salah satu nama yang disebut layak diperhatikan adalah Eksel Runtukahu dari Persija Jakarta. Bung Harpa menilai stok striker Timnas Indonesia masih menjadi persoalan klasik, sehingga pemain dengan karakter menyerang tajam sangat dibutuhkan.

BACA JUGA:Tak Sekadar Tempat Kongkow, Marlina Kopi House Hadir Untuk Gerakkan Ekonomi Majalengka

BACA JUGA:Heboh! 160ribu Warga Kabupaten Cirebon Mendadak Kehilangan BPJS PBI, Ternyata Inilah Penyebabnya

Meski begitu, ia memprediksi perubahan komposisi pemain di awal era Herdman tidak akan terlalu drastis. Terutama menjelang agenda FIFA Matchday Maret, skuad Timnas Indonesia kemungkinan masih didominasi wajah lama dengan tambahan satu atau dua pemain baru.

“Ini hal yang wajar karena Herdman masih berada pada tahap pengenalan tim, karakter pemain, dan atmosfer sepak bola Indonesia,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: