Daya Motor

Izin Wisata di Kuningan Disorot DPRD, Lereng Gunung Ciremai Terancam?

Izin Wisata di Kuningan Disorot DPRD, Lereng Gunung Ciremai Terancam?

DPRD Kuningan mengingatkan bahaya penerbitan izin wisata di lereng Gunung Ciremai. -BTNGC-

RADARCIREBON.COM – Arah kebijakan pembangunan pariwisata di Kabupaten Kuningan kembali menuai sorotan tajam dari DPRD

Geliat sektor wisata yang terus digenjot pemerintah daerah dinilai mulai bergeser dari prinsip keberlanjutan dan berisiko mengabaikan daya dukung lingkungan, khususnya di kawasan sensitif seperti lereng Gunung Ciremai.

Peringatan keras tersebut disampaikan Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Demokrat (PPD) DPRD Kuningan, Ali Akbar, dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kuningan bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). 

Ia menegaskan, penerbitan izin usaha pariwisata tidak boleh dilakukan secara gegabah, apalagi jika menyangkut kawasan yang memiliki fungsi ekologis vital.

BACA JUGA:Hutan Gunung Ciremai Dijarah, Petugas Gabungan Amankan Pelaku Pembalakan Liar

BACA JUGA:4 Wisata Kuningan Dekat Linggarjati yang Lagi Hits, Panorama Alam hingga Jejak Sejarah Penuh Makna

Ali Akbar menilai, selama ini pembangunan pariwisata kerap hanya dilihat dari capaian angka kunjungan wisatawan, pendapatan asli daerah (PAD), dan pertumbuhan ekonomi. Padahal, pendekatan semacam itu berpotensi mengorbankan lingkungan hidup dalam jangka panjang.

“Pariwisata jangan hanya disajikan dalam bentuk angka-angka statistik. Kalau sebuah izin berpotensi merusak lingkungan, terutama di kawasan Gunung Ciremai, maka jangan mudah dikeluarkan dengan dalih apa pun,” tegas Ali Akbar kepada wartawan, Rabu (14/1).

Menurutnya, Gunung Ciremai bukan sekadar destinasi wisata unggulan, melainkan sumber kehidupan utama masyarakat Kuningan. Kawasan tersebut menjadi penyangga air bersih, mendukung sektor pertanian, sekaligus menjaga keseimbangan ekologis wilayah. 

Kerusakan di kawasan ini, lanjut Ali, akan berdampak langsung pada keberlangsungan hidup masyarakat.

BACA JUGA:Jangan Coba-coba! Ini Risiko Fatal Jika Nekat Buka Situs Terlarang Pakai Internet Rakyat

BACA JUGA:Internet Rakyat Rp100 Ribu Kecepatan 100 Mbps, Benarkah Bisa Akses Situs Terlarang? Ini Penjelasannya

Karena itu, setiap kebijakan pembangunan pariwisata yang bersinggungan dengan kawasan Ciremai wajib melalui kajian lingkungan yang komprehensif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Ia bahkan mengingatkan bahwa persoalan lingkungan tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral dan nilai keimanan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait