Daya Motor

RSUD Arjawinangun Terapkan Carevolution: Pelayanan Kesehatan dengan Empati dan Pendampingan Pascaperawatan

RSUD Arjawinangun Terapkan Carevolution: Pelayanan Kesehatan dengan Empati dan Pendampingan Pascaperawatan

‎Humanis: salah seorang perawat di ‎RSUD arjawinangun tengah memberikan ‎pelayanan medis kepada pasien rawat inap, ‎kemarin. Rumah sakit milik pemkab Cirebon ‎itu menghadirkan layanan carevolution. -Khairul Anwarudin-Radar Cirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon terus meningkatkan mutu pelayanan melalui program Carevolution. Yakni sebuah transformasi layanan yang menekankan pada empati, keselamatan, dan pemenuhan kebutuhan pasien secara menyeluruh.

‎Kepala Bidang Perawatan dan Peningkatan Mutu RSUD Arjawinangun, Dendi Hamdi, mengatakan bahwa Carevolution telah diterapkan, khususnya di bidang keperawatan yang juga membawahi layanan kebidanan.

‎“Carevolution adalah perubahan cara melayani. Pasien tidak hanya diobati, tapi diperlakukan seperti keluarga sendiri. Kami tanamkan empati, bagaimana jika yang dirawat itu ibu atau saudara kita,” ujar Dendi, Rabu (14/1/2025).

‎Melalui program ini, tenaga kesehatan didorong lebih ramah, cepat, dan peka terhadap kebutuhan pasien, termasuk dalam kondisi darurat. Pendekatan komunikasi yang humanis menjadi kunci agar pasien merasa aman dan dihargai.

BACA JUGA:Tabel KUR BRI 2026 Lengkap: Cicilan 50–100 Juta, Hitungan Per Hari Bikin UMKM Lebih Tenang

‎Tidak berhenti saat pasien pulang, RSUD Arjawinangun juga melakukan pendampingan lanjutan. Khusus pasien kebidanan, rumah sakit membuat grup WhatsApp yang melibatkan pasien, keluarga, serta tenaga kesehatan untuk memantau kondisi pascatindakan dan pascapersalinan.

‎“Pasien bisa konsultasi gratis dari rumah, bertanya soal perawatan lanjutan, obat, atau keluhan. Kami tidak melepas begitu saja,” katanya.

‎Dendi menegaskan, Carevolution merupakan komitmen RSUD Arjawinangun sebagai rumah sakit daerah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tanpa membedakan status pasien.

‎“Target kami sederhana, masyarakat merasa dirawat dengan hati, bukan sekadar dilayani secara medis,” pungkasnya. (awr)

BACA JUGA:160 Ribu BPJS PBI Warga Cirebon Dinonaktifkan, Pemkab Bergerak Cepat Cari Solusi


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: