Sejumlah Tempat Pelelangan Ikan di Indramayu Kurang Pasokan
Nelayan di Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, melakukan perbaikan perahu selama tidak melaut akibat cuaca buruk di perairan Laut Jawa, kemarin (16/1).-Anang Syahroni-Radar Indramayu
INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM - Sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Kabupaten Indramayu, mengalami kurang pasokan.
Hal tersebut dikarenakan dalam beberapa pekan terakhir, para nelayan Indramayu tidak melakukan aktivitas tangkap ikan.
Cuaca yang tidak bersahabat, sejumlah nelayan Kabupaten Indramayu memilih untuk 'nganggur' alias tidak melaut.
Seperti yang dilakukan Nelayan asal Desa Dadap, Kodori. Ia mengatakan, angin kencang disertai gelombang tinggi memaksa nelayan menghentikan aktivitas melaut sejak sekitar satu bulan terakhir.
Menurut Kodori, kondisi tersebut menjadi faktor utama yang menghambat nelayan untuk bekerja di tengah laut.
BACA JUGA:Terungkap! ASN Disdik Kabupaten Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Dana PKBM 2023
BACA JUGA:14 Destinasi Wisata Tapi PAD Minim, Pemkab Indramayu Buka Peluang Gandeng Swasta
"Kurang lebih sudah satu bulan ini angin dan ombak besar. Di tengah laut, tinggi gelombang bisa mencapai 2,5 hingga 3 meter. Demi keselamatan, kami sementara tidak melaut,” ujar Kodori.
Dirinya mengungkapkan, terhentinya aktivitas melaut membuat sebagian besar nelayan terpaksa menganggur tanpa penghasilan tetap.
Selama menunggu cuaca membaik, aktivitas yang dilakukan hanya sebatas perbaikan kapal dan alat tangkap.
Sementara nelayan yang tetap melaut hanya beroperasi di sekitar bibir pantai dengan hasil tangkapan yang sangat minim.
"Kalau tidak melaut, mayoritas nelayan di sini menganggur. Paling hanya membereskan perahu atau memperbaiki bagian yang rusak sambil menunggu cuaca membaik,” katanya.
BACA JUGA:Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 12.000 Meter untuk MAN 1, Lucky Hakim Dijuluki Bapak Madrasah
BACA JUGA:Pertamina Pasang PRESSMON BALI, Pipa BBM Balongan–Jakarta Kini Dipantau Real Time
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

