Pesantren Al Hikmah Juara Panahan Nasional di Lombok
Zuhair Zulfa Ibnu Sandy bersama Kepala MA Al Hikmah2, Ahmad Nasir, M.Pd.I, dan Guru Pembimbingnya, Ima Halimatusa’diyah, M.Pd.-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu (PTQT) Al Hikmah Bobos Dukupuntang Cirebon melalui Azkia Listy Septiani, siswi SMP Al Hikmah Bobos berhasil merebut juara IV dalam ajang kompetisi Panahan tingkat nasional di Lombok - Nusa Tenggara barat (NTB) belum lama ini.
Raihan SMP Al Hikmah ini semakin melengkapi deretan prestasi sebelumnya yang telah diraih. Keberhasilan Azkia yang bercita-cita menjadi dokter inimelengkapi prestasi akademisnya yang juga cemerlang.
Siswi kelahiran Cirebon, 03 September 2010, putra pertama daripasangan Sartono dan Bidan Lilis Komalasari ini suka sekaliPelajaran Matematika. Semboyannya, “ Pemenang sejati adalah, pribadi yang pernah jatuh terpuruk, lalu bangkit berdiri kembali”.
Meninggalkan rumahnya tiga tahun yang lalu untuk masukdi Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu (PTQT) Al Hikmah Dukupuntang – Cirebon tidak menyangka bisa menghafal Al Qur’an hingga tujuh juz.
BACA JUGA:Ikan Dewa di Kuningan Mati Massal, Diskatan Ungkap Penyebab
Sesuatu yang semula mustahilkemudian menjadi kenyataan. Dirinya berterima kasih sekalikepada orang tuanya yang membantunya memotivasi dan mendoakan untuk bisa mandiri dan percaya diri dalam menjalanihidup.
Begitu juga dengan para pembimbing yang senantiasatekun mendampingi hingga hasilnya seperti sekarang ini, pungkas penggemar Ibnu Sina ini.
Kepala SMP Al Hikmah, Lily Indahsari, S.PdI didampingiWaka Kesiswaan, Nur Johariah, S.PdI, berharap agar Azkia bisa lebih meningkatkan prestasi panahan hingga optimal, serta menuntaskan hafalannya lengkap 30 Juz. Dalam keseharian di pondok, Azkia sangat terlihat kreatif, disiplin dan bertanggungjawab.
Ketua Yayasan Al Hikmah Bobos - Dukupuntang – Cirebon, Nina Nurohmah, M.SI. Al Hafidzah mengatakanbahwa, pesantren Al Hikmah yang di dalamnya ada jenjang TK, SD, SMP dan MA adalah salah satu lembaga Pendidikan, sosialdan dakwah.
BACA JUGA:Jalan Rusak Merebak di Kota Cirebon, DPUTR Diminta Bergerak Cepat
Siswa SMP dan MA memang wajib tinggal 24 jam di asrama untuk melakukan seluruh aktfitas di dalam. PesantrenAl Hikmah semaksimal mungkin memberi ruang potensi-potensi diri santri agar berkembang.
Harapanya agar selain hafaldan dekat dengan Al qur’an, juga bagus secara akademisnya, serta pengembangan dirinya. Hari ini, atlit panahan Tingkat Nasional telah muncul dari pesantren Al Hikmah. (abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

