Daya Motor

Sentra Batik Trusmi Kian Sepi, Pusat Kuliner Ikonik Cirebon Ditinggal Pedagang

Sentra Batik Trusmi Kian Sepi, Pusat Kuliner Ikonik Cirebon Ditinggal Pedagang

Gemerlap Sentra Batik Trusmi di Kecamatan Weru yang sempat menjadi magnet wisata kuliner dan belanja batik semakin memudar.-Samsul Huda-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Gemerlap Sentra Batik Trusmi di Kecamatan Weru yang sempat menjadi magnet wisata kuliner dan belanja batik kini perlahan memudar.

Kawasan yang dulu ramai oleh pengunjung dan kegiatan, kini justru terlihat lengang dan kehilangan denyut ekonomi.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang kontras dibanding beberapa bulan lalu. Gedung bundar yang biasa difungsikan sebagai panggung hiburan tampak sepi tanpa aktivitas. 

Deretan lapak pedagang yang dahulu penuh sesak kini banyak ditinggalkan. 

BACA JUGA:Kamar Terkunci dari Dalam, ABK Ditemukan Meninggal Dunia di Pelabuhan Cirebon

BACA JUGA:Diduga Hendak Curi Motor di Cirebon, Pria Asal Indramayu Babak Belur Dihajar Warga

Bahkan, area belakang sentra terlihat tak terurus dengan rumput liar yang tumbuh di sela-sela bangunan.

Jejak geliat ekonomi yang sempat tumbuh pesat itu seolah terhenti dalam waktu singkat. Kawasan ini mulai aktif sekitar Oktober 2025, namun kini suasananya justru mendekati mati suri.

Salah satu pedagang kelontong yang masih bertahan, H Uus, mengungkapkan perubahan drastis tersebut. 

Ia menyebut Sentra Batik Trusmi pernah dipenuhi pedagang kaki lima dengan beragam kuliner khas, namun kini sebagian besar lapak sudah kosong.

BACA JUGA:Lebih Dari 1 Dekade Hadir, BRILink Agen Ohim Sukses Berdayakan Warga dan Bangun Jejaring Usaha Mikro

“Dulu ramai sekali, sekarang sepi. Banyak pedagang memilih pergi karena tidak ada pembeli. Rumput liar saja mulai tumbuh di lapak-lapak kosong,” ujar Uus, Minggu (1/2/2026).

Tak hanya soal sepinya pengunjung, kondisi fisik kawasan pun kian memprihatinkan. Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan. 

Atap bangunan bocor, bagian belakang rusak, hingga gapura utama yang menjadi wajah kawasan tampak kusam dan dipenuhi semak liar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait