Daya Motor

Truk Muatan 9 Ton Kedelai Terguling di Jembatan Kanggraksan Cirebon, As Roda Patah

Truk Muatan 9 Ton Kedelai Terguling di Jembatan Kanggraksan Cirebon, As Roda Patah

Truk bermuatan 9 ton kacang kedelai terguling di Jembatan Kanggraksan, jalur Pantura Jalan Ahmad Yani, Kota Cirebon, Selasa (3/2/2026).-Dedi Hariyadi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Truk bermuatan 9 ton kacang kedelai mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kanggraksan, jalur Pantura Jalan Ahmad Yani, Kota Cirebon, Selasa, 3, Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Insiden tersebut terjadi saat kendaraan berat itu melintasi jembatan. Diduga kuat, kerusakan teknis pada kendaraan menjadi penyebab utama kecelakaan. 

As roda belakang bagian kanan truk dilaporkan patah secara tiba-tiba, sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk dengan nomor polisi E 8767 MG tersebut dikemudikan oleh Chaerul Anwar (47), warga Kampung Kedung Wungu, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. 

BACA JUGA:Cristiano Ronaldo Memanas di Al Nassr, MLS Jadi Tujuan Baru Susul Lionel Messi?

BACA JUGA:Sempat Melawan Polisi, 6 Remaja Diduga Geng Motor Diamankan di Indramayu Dini Hari

Saat kejadian, truk sedang mengangkut kacang kedelai dari sebuah pabrik di kawasan Kampung Pronggol, Kota Cirebon, dengan tujuan pengiriman ke wilayah Plered, Kabupaten Cirebon.

Ketika melintas di atas Jembatan Kanggraksan, as roda belakang kanan kendaraan mendadak patah. 

Kondisi tersebut membuat truk oleng ke arah kanan dan akhirnya terguling ke median jalan tepat di badan jembatan. 

Muatan truk pun nyaris tumpah, namun berhasil diamankan.

BACA JUGA: BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM untuk Perkuat Investasi Daerah

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Sang sopir dilaporkan selamat. 

Meski demikian, kecelakaan tersebut sempat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantura, khususnya dari arah Kedawung menuju pusat Kota Cirebon, yang mengalami kepadatan cukup panjang.

Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota bersama personel Polsek Selatan Timur (Seltim) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait