BPBD Ungkap Penyebab Banjir Melanda 4 Desa di Kabupaten Cirebon
Korban banjir di Desa Sutawinangun berada di lokasi pengungsian. Saat ini koban membutuhkan bantuan diantaranya, makanan siap saji, matras, alat kebersihan dan perlengkapan bayi.-BPBD Kabupaten Cirebon -
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengungkapkan penyebab banjir melanda 4 desa di dua kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jumat 6 Februari 2026 kemarin.
Laporan dari Unit Data dan Informasi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Cirebon menyebutkan, banjir yang merendam ratusan rumah di empat desa tersebut, karena meluapnya air Sungai Kedung Pane dan Sungai Pekik.
Wilayah yang menjadi lintasan kedua aliran sungai tersebut, terendam banjir akibat debit air sangat tinggi.
Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan yang menjadi hulu serta Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon dalam durasi lama, menjadikan sungai tidak mampu menampung air.
Faktor lainnya, sendimentasi sungai serta kurangnya resapan air dan drainase yang buruk, menyebabkan banjir dan air masuk ke pemukiman penduduk.
BACA JUGA:770 Rumah Warga Terendam Banjir di Kabupaten Cirebon
Update data BPBD Kabupaten Cirebon per tanggal 7 Februari 2026 menyebutkan, jumlah rumah warga di Kabupaten Cirebon yang terendam banjir, total 770 rumah.
Jumlah tersebut terbagi di dua wilayah. Di Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, sebanyak 415 bangunan, dan 355 rumah warga di Desa Adidharma, Kecamatan Gunungjati.
Dari total ratusan bangunan yang terendam banjir, terdapat fasilitas sekolah dan tempat ibadah.
Banjir yang melanda Desa Sutawinangun, ikut merendam 10 tempat ibadah dan 2 bangunan sekolah.
Sementara di Desa Adidharma, satu bangunan sekolah dan satu tempat ibadah ikut menjadi korban banjir.
BACA JUGA:RW 15 Nuansa Majasem Gelar Pemeriksaan Kesehatan
Adapun ketinggian air saat banjir melanda Desa Sutawinangun, mencapai 30 cm hingga 150 cm. Di Desa Adidharma, ketinggian air yang masuk pemukinam penduduk mencapai 20 cm hingga 40 cm.
Dari data yang dibagikan, sebanyak 1.850 jiwa terdampak akibat bencana banjir yang terjadi di Desa Sutawinangun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

