Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ayam di Cirebon Timur Melonjak
Pedagang ayam potong di Pasar Losari menyebut harga ayam kini Rp42 ribu per kilogram.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah timur Kabupaten Cirebon kembali merangkak naik.
Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, dengan cabai rawit setan menjadi yang tertinggi, mencapai Rp90 ribu per kilogram, Sabtu 14 Februari 2026.
Pantauan di Pasar Losari menunjukkan aktivitas jual beli tetap ramai meski harga sejumlah bahan dapur naik.
BACA JUGA:Pantau Pasar Gebang dan Losari, Bupati Cirebon Sebut Lonjakan Harga Masih Terkendali
BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 17e, Benarkah Akan Segera Rilis?
Para pedagang mengaku kenaikan sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Salah satu pedagang sayuran, Janiro, mengatakan harga cabai merah biasa kini berada di angka Rp30 ribu per kilogram. Padahal sehari sebelumnya masih dijual Rp28 ribu per kilogram.
“Kenaikan sudah terasa sejak kemarin. Cabai merah biasa sekarang Rp30 ribu per kilo,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Tak hanya itu, cabai merah keriting kini dijual Rp35 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit setan menjadi yang paling mahal, menembus Rp90 ribu per kilogram.
Menurut Janiro, harga kulakan cabai rawit setan sudah mencapai Rp80 ribu per kilogram.
“Bawang merah di sini Rp35 ribu per kilo, itu kualitas biasa, bukan yang super,” tambahnya.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Satgas Pangan Cirebon Sidak Pasar, Harga Bapokting Masih Stabil
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam. Pedagang ayam potong, Daryati, menyebut harga ayam kini Rp42 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

