Perbaikan Pipa PDAM Rampung, Distribusi Air Bersih di Kota Cirebon Kembali Normal
Perbaikan pipa transmisi 600 mm di Cirebon rampung. Distribusi air bersih kembali normal dan dialirkan bertahap ke pelanggan di Kota Cirebon.-Ist-Radar Cirebon
RADARCIREBON.COM – Kabar baik bagi warga Kota Cirebon dan sekitarnya. Perbaikan pipa PDAM Giri Nata Kota Cirebon rampung.
Ya, PDAM Kota Cirebon memastikan proses penyempurnaan perbaikan pipa transmisi DCIP berdiameter 600 mm yang berlokasi di wilayah Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, telah tuntas dikerjakan pada Sabtu (14/2/2026).
Dengan selesainya pekerjaan tersebut, suplai air bersih kini mulai disalurkan kembali secara bertahap kepada pelanggan. Proses pengaliran dilakukan secara terukur guna memastikan tekanan dan kualitas air tetap terjaga.
Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari, SE, menyampaikan bahwa perbaikan lanjutan ini merupakan bagian dari upaya percepatan normalisasi layanan, sekaligus meningkatkan kualitas distribusi air kepada masyarakat.
BACA JUGA:Pemerintah Atur Jadwal Sekolah Saat Ramadan 2026, Orang Tua Wajib Tahu
BACA JUGA:Hasil Survei 79,9 Persen, Jadi Bukti Nyata Publik Sangat Puas dengan Kepemimpinan Presiden Prabowo
Ia menegaskan, pekerjaan kali ini merupakan tahap penyempurnaan dari penanganan darurat yang sebelumnya telah dilakukan.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan penyempurnaan sudah selesai. Saat ini air mulai kami alirkan secara bertahap sambil dilakukan monitoring dan evaluasi di lapangan. Mohon doa agar seluruh proses berjalan lancar,” ujar Sopyan yang akrab disapa Opang.
Sebelumnya, kebocoran pada pipa transmisi utama sempat berdampak pada penurunan layanan air bersih di sebagian besar wilayah pelayanan.
Kondisi tersebut memicu respons cepat dari tim teknis yang langsung diterjunkan untuk melakukan perbaikan darurat agar distribusi air tetap bisa berjalan meski terbatas.
BACA JUGA:Rektor Universitas Paramadina Kritik Kebijakan dan Praktik Diskriminatif Pendidikan Tinggi Indonesia
Opang menjelaskan, seluruh proses pengerjaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan pengawasan ketat dari tim teknis berpengalaman.
Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas lapangan yang bekerja tanpa mengenal waktu demi mempercepat pemulihan layanan air bersih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

