Daya Motor

Festival Ramadan Cirebon 2026 Resmi Digelar, 498 UMKM Ramaikan Jalan Siliwangi

Festival Ramadan Cirebon 2026 Resmi Digelar, 498 UMKM Ramaikan Jalan Siliwangi

Walikota Cirebon, Effendi Edo memimpin rapat koordinasi terkait Festival Ramadan yang dipusatkan di sepanjang Jalan Siliwangi, bersama seluruh perangkat daerah dan Forkopimda di Ruang Prabayaksa Balai Kota, Rabu 18 Februari 2026.-Prokompim Kota Cirebon-

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Cirebon menjadikan momen ini bukan sekadar perayaan religius, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Melalui Festival Ramadan yang dipusatkan di sepanjang Jalan Siliwangi, ratusan pelaku UMKM diberi ruang representatif untuk memasarkan produk unggulan mereka.

Walikota Cirebon, Effendi Edo, memastikan seluruh persiapan teknis telah rampung. Hal itu disampaikan usai memimpin rapat koordinasi bersama seluruh perangkat daerah dan Forkopimda di Ruang Prabayaksa Balai Kota, Rabu 18 Februari 2026.

“Alhamdulillah, semuanya sudah clear. Tinggal pelaksanaan besok bertepatan dengan hari pertama puasa sesuai ketetapan pemerintah.”

BACA JUGA:Tradisi Drugdag Keraton Kasepuhan Cirebon Sambut Ramadan 1447 H, Ini Makna Tabuhan Bedug

BACA JUGA:Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Cirebon 1–15 Ramadhan 1447 H, Cek Waktu Sahur Terbaru

“Kami ingin Ramadan tahun ini membawa berkah, tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga bagi para pedagang,” ujarnya.

Tahun ini, sebanyak 498 lapak pedagang telah terdata dan siap mengisi tenda-tenda di sepanjang Jalan Siliwangi.

Ragam produk yang ditawarkan pun sangat variatif, mulai dari aneka takjil tradisional, makanan siap saji, hingga busana muslim dan kebutuhan Ramadan lainnya.

Menurut Effendi Edo, variasi produk tersebut diharapkan mampu memecah konsentrasi pembeli agar tidak menumpuk di satu titik tertentu. Ia juga menegaskan kualitas UMKM Cirebon kini semakin merata dan kompetitif.

“Saya berharap para pedagang menjaga lima hal utama: ketertiban, kebersamaan, keamanan, kebersihan, dan kenyamanan.”

“Untuk pembeli, tidak perlu berebut. Semua pedagang menyajikan makanan yang enak dan berkualitas,” katanya.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Bupti Imron dan Forkopimda Sidak Pasar Tradisional

Festival Ramadan ini akan beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB atau menjelang sahur, sehingga masyarakat memiliki waktu luas untuk berburu takjil maupun menikmati suasana malam Ramadan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait