Daya Motor

Hebat! Warga Melaksari Cirebon Donor 40 Labu Darah Usai Tarawih

Hebat! Warga Melaksari Cirebon Donor 40 Labu Darah Usai Tarawih

Usai menunaikan Sholat Tarawih, puluhan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kegiatan donor darah yang digelar Pemerintah Desa Melaksari bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, Minggu 22 Februari 2026 kemarin.-Istimewa -

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Suasana malam Ramadan 1447 H di Desa Melaksari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, terasa berbeda, Minggu 22 Februari 2026 kemarin.

Usai menunaikan Sholat Tarawih, puluhan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kegiatan donor darah yang digelar Pemerintah Desa Melaksari bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon.

Di tengah kekhusyukan bulan suci, aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian warga terhadap sesama.

Sebanyak 57 orang tercatat mendaftar sebagai pendonor. Namun, karena keterbatasan stok kantong darah (labu darah) dari PMI, hanya 40 labu darah yang berhasil dikumpulkan malam itu.

BACA JUGA:Aksi Kemanusiaan Aston Cirebon, Donor Darah Berhasil Kumpulkan 105 Kantung

BACA JUGA:Persit Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-80

Kuwu Melaksari, Sohibi, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini bukanlah yang pertama. Program tersebut telah memasuki pelaksanaan tahap ketiga dan rutin digelar sebagai bagian dari gerakan sosial desa.

Menurutnya, meningkatnya jumlah warga yang mendaftar menjadi bukti tumbuhnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah.

“Saya selalu mendorong dan meyakinkan warga bahwa donor darah adalah tindakan mulia dan sangat dibutuhkan. Alhamdulillah, sekarang masyarakat semakin paham dan antusias,” ujar Sohibi.

Ia menilai, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mengajak warga berbagi melalui aksi nyata. Tidak hanya meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Tak berhenti pada kegiatan rutin, Pemerintah Desa Melaksari bahkan mengajukan permohonan agar desanya bisa ditetapkan sebagai kampung donor darah resmi.

Sohibi menegaskan, pihaknya siap berkomitmen untuk menggelar kegiatan donor secara berkala dan terjadwal.

Harapannya, Desa Melaksari bisa menjadi contoh desa lain dalam gerakan kemanusiaan.

BACA JUGA:Tak Sekadar Pesta, Ultah ke-12 Metland Hotel Cirebon Diwarnai Donor Darah dan Diskon Besar-besaran!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait