Daya Motor

200 Personel Polresta Cirebon Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya

200 Personel Polresta Cirebon Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya

Usai Apel Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama pimpin langsung tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin 23 Februari 2026.-Humas Polresta Cirebon-

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Komitmen menjaga integritas dan profesionalitas kembali ditegaskan Polresta Cirebon melalui tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin 23 Februari 2026.

Kegiatan tersebut digelar usai Apel Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, didampingi Wakapolresta AKBP Eko Munarianto, serta diikuti para pejabat utama, kapolsek jajaran, personel, hingga ASN.

BACA JUGA:Polresta Cirebon Sidak Sopir Bus, Semua Lolos Tes Urine Operasi Lilin Lodaya

Sebanyak 200 anggota Polri dan ASN menjalani pemeriksaan urine dengan enam parameter uji, yakni amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, benzodiazepine, dan morphine.

Proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam).

Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif atau tidak mengandung zat narkoba. Hasil ini sekaligus menjadi bukti keseriusan internal kepolisian dalam menjaga marwah institusi.

Kapolresta Cirebon menegaskan, tes urine tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk memastikan seluruh anggota bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.

BACA JUGA:Tanpa Ada Pemberitahuan, Puluhan Personel Polresta Cirebon Jalani Tes Urine

Ia juga memastikan bahwa pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Menurutnya, penegakan hukum harus dimulai dari dalam tubuh institusi sendiri.

“Kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Jika ingin memberantas narkoba di luar, maka kita harus bersih terlebih dahulu,” ujarnya.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi dan upaya menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.

Dengan hasil negatif secara menyeluruh, Polresta Cirebon menegaskan kesiapan personelnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait