Daya Motor

Data PKH Disorot, Kaukus Muda Cirebon Buka Posko Pengaduan di Gunung Jati

Data PKH Disorot, Kaukus Muda Cirebon Buka Posko Pengaduan di Gunung Jati

Kaukus Muda Cirebon menilai mekanisme pendataan Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini belum sepenuhnya tepat sasaran, sehingga membuka posko pengaduan untuk masyarakat.-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Polemik pendataan Program Keluarga Harapan (PKH) mencuat di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. 

Sistem desil yang digunakan dalam menentukan penerima bantuan sosial disebut-sebut menimbulkan kebingungan sekaligus keresahan di tengah masyarakat.

Sorotan itu disampaikan Kaukus Muda Cirebon yang menilai mekanisme pendataan saat ini belum sepenuhnya tepat sasaran. 

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Bahas Pemberlakuan Layanan Sosial Berbasis Desil/DTSEN

BACA JUGA:Orang Miskin Tak Masuk Bansos, Hasan Basori Kritik Sistem Desil Online

Mereka menemukan sejumlah warga yang secara ekonomi dinilai layak menerima bantuan justru tidak lagi tercatat sebagai penerima. 

Sebaliknya, ada pula warga yang dinilai mampu namun masih terdaftar sebagai penerima bansos.

Reno dari Kaukus Muda Cirebon menyebut, persoalan ini berakar dari sistem pendataan yang dianggap kurang transparan serta minim sosialisasi kepada masyarakat.

“Banyak warga tidak memahami kenapa mereka masuk atau keluar dari kategori desil tertentu. Tiba-tiba status berubah tanpa penjelasan,” ujarnya, Senin 23 Februari 2026 kemarin.

PKH sendiri merupakan program bantuan sosial dari Kementerian Sosial yang menyasar keluarga miskin dan rentan.

Penentuan penerima bantuan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelompokkan dalam desil 1 hingga desil 10 berdasarkan tingkat kesejahteraan.

BACA JUGA:Distribusi PKH-BPNT Dipantau Ketat, Pemerintah Yakin Tepat Sasaran dan Akuntabel

Dalam sistem tersebut, desil 1 merupakan kelompok paling miskin, sementara desil 10 masuk kategori paling sejahtera. 

Namun di lapangan, perubahan status desil dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil warga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait