Longsor Ancam Jembatan Lebakngok, Babinsa Argasunya Dampingi Walikota Cirebon Cek Kondisi
Babinsa Kelurahan Argasunya, Serda Hendri Gunawan turun langsung meninjau lokasi terdampak, khususnya di sekitar Jembatan Lebakngok, RW 11 RT 02 bersama Walikota Cirebon.-Pendim 0614 Kota Cirebon.-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Kerusakan jalan akibat longsor terjadi di wilayah RW 11 Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa 24 Februari 2026.
Longsor dipicu derasnya arus sungai yang mengikis badan jalan setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat dalam beberapa waktu terakhir.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Walikota Cirebon, Effendi Edo turun langsung meninjau lokasi terdampak, khususnya di sekitar Jembatan Lebakngok, RW 11 RT 02.
BACA JUGA:Akses Argasunya Terganggu, Walikota Cirebon Pastikan Perbaikan Jembatan Dimulai Pekan Ini
BACA JUGA:Babinsa Argasunya Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Lebakngok
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan serta dampaknya terhadap aktivitas dan mobilitas warga sekitar.
Di lokasi, Effendi Edo memeriksa kondisi jalan yang mengalami pengikisan cukup signifikan.
Kerusakan ini dikhawatirkan semakin meluas jika tidak segera ditangani, mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi tinggi.
Monitoring kegiatan tersebut turut dilakukan Babinsa Kelurahan Argasunya, Serda Hendri Gunawan.
Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari pengamanan sekaligus bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Serda Hendri memastikan kegiatan peninjauan berjalan aman dan tertib. Ia juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dalam penanganan dampak longsor.
BACA JUGA:Peduli Pembangunan Infrastruktur, Babinsa Argasunya Pantau Progres Percepatan Pembangunan Jembatan
“Kami siap mendukung pemerintah daerah dan membantu masyarakat agar penanganan kerusakan jalan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Kerusakan jalan di kawasan Lebakngok tidak hanya mengganggu akses warga, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

