Pemdes Ambulu Hidupkan Gotong Royong Usai Dana Desa Dipangkas Rp1,2 Miliar
GOTONG ROYONG: Meski anggaran dana desa dipotong sangat besar, Pemdes Ambulu tetap melakukan pembangunan dengan melibatkan partisipasi masyarakat, kemarin. -Deni Hamdani-radarcirebon
RADARCIREBON.COM - Pemotongan Dana Desa hingga Rp1,2 miliar tidak menghentikan pembangunan di Desa Ambulu, Kabupaten Cirebon.
Pemerintah Desa (Pemdes) Ambulu justru menghidupkan kembali tradisi gotong royong agar berbagai program pembangunan tetap berjalan.
Kuwu Ambulu, Sunaji mengatakan, pemangkasan dana desa tersebut cukup berdampak terhadap sejumlah rencana pembangunan yang telah disusun sebelumnya.
Meski demikian, pihaknya berupaya mencari solusi agar pembangunan di desa tetap dapat dilaksanakan.
“Dana desa kami terpotong sekitar Rp1,2 miliar. Untuk menyiasatinya, kami kembali menghidupkan tradisi gotong royong masyarakat,” ujar Sunaji kepada Radar Cirebon, kemarin.
Dijelaskannya, skema yang diterapkan yakni pemerintah desa menyiapkan material serta bahan bangunan.
Sementara tenaga kerja berasal dari partisipasi warga melalui kegiatan gotong royong.
Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga tetap ingin pembangunan di desa berjalan meskipun anggaran berkurang akibat kebijakan dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah masyarakat siap bergotong royong. Mereka ingin pembangunan tetap berjalan meski dana desa berkurang,” tambahnya.
Salah satu pembangunan yang telah dilaksanakan adalah pengurugan atau peninggian jalan desa.
Pekerjaan tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak banjir rob yang kerap melanda wilayah tersebut.
BACA JUGA:Tradisi Beduk 23.00, Penanda Hidupnya Malam Ramadan di Sang Cipta Rasa
Selama ini Desa Ambulu dikenal sebagai daerah yang sering terdampak banjir rob. Dengan peninggian jalan, Sunaji berharap, akses masyarakat tetap dapat dilalui meskipun terjadi pasang air laut. (den)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

