Daya Motor

Terdapat Bekas Gigitan Hewan, Penemuan Mayat di Hutan Gunung Pasir Maja

Terdapat Bekas Gigitan Hewan, Penemuan Mayat di Hutan Gunung Pasir Maja

Aparat kepolisian memastikan mayat yang ditemukan di kawasan hutan Gunung Pasir Maja merupakan Tarmidi (81), buruh harian lepas asal Desa Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak awal Februari 2026.-Istimewa-Radar Majalengka

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Hasil pemeriksaan tim medis terhadap mayat yang ditemukan di Kawasan Hutan Gunung Pasir Maja, terdapat bekas gigitan yang diduga hewan liar.

Proses identifikasi yang dilakukan tim medis dan dokter forensik di RSUD Majalengka, sempat mengalami kesulitan mengingat kondisi mayat sudah mengalami kerusakan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi jasad korban telah mengalami pembusukan berat sehingga sulit dikenali secara visual. 

Berdasarkan laporan tim medis, sebagian jaringan kulit dan otot pada bagian kepala dan tubuh telah rusak lebih dari 75 persen. 

Selain itu, ditemukan beberapa bagian tulang yang tidak utuh dengan luka tidak beraturan yang diduga akibat gigitan hewan liar.

BACA JUGA:Bupati Eman Pimpin Geber Jumat, Eks Waterboom Pasar Lama Majalengka Dibersihkan dan Siap Ditata Ulang

Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari delapan hari sebelum jasadnya ditemukan warga. 

Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa korban telah cukup lama berada di kawasan hutan sebelum akhirnya ditemukan.

Proses identifikasi kemudian mengarah pada laporan orang hilang yang sebelumnya diterima kepolisian. 

Petugas Polsek Majalengka Kota menginventarisasi sejumlah laporan orang hilang di wilayah sekitar hingga akhirnya pihak keluarga korban datang ke RSUD Majalengka.

Misteri penemuan sesosok mayat laki-laki di kawasan hutan Gunung Pasir Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akhirnya terungkap. 

BACA JUGA:Rencana KDMP Dekat Lapangan Bola Diprotes, Kades Panjalin Lor Beri Penjelasan Begini

Aparat kepolisian memastikan jenazah tersebut adalah Tarmidi (81), buruh harian lepas asal Desa Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak awal Februari 2026.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi membenarkan identitas korban setelah proses identifikasi dilakukan oleh kepolisian bersama tim medis. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: