Daya Motor

Viral! Bos Trusmiland Cekcok dengan Oknum Perangkat Desa, Polisi Selidiki Dugaan Pemerasan

Viral! Bos Trusmiland Cekcok dengan Oknum Perangkat Desa, Polisi Selidiki Dugaan Pemerasan

Bos Trusmiland Ibnu Riyanto lapor polisi didampingi pengacara.-Cecep Nacepi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Bos Trusmiland, Ibnu Riyanto cekcok dengan oknum perangkat desa di Kabupaten Cirebon.

Video cekcok antara pengusaha dengan oknum aparat desa di Kabupaten Cirebon itu pun viral di media sosial. 

Belakangan, Ibnu Riyanto diketahui telah melaporkan kasus ini ke polisi. Kapolres Cirebon Kota memastikan telah menerima laporan tersebut.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mendalami peristiwa yang melibatkan Bos Trusmiland dan oknum perangkat desa tersebut.

BACA JUGA:Kasus Dana Hibah KONI Majalengka Mencuat, 150 Dokumen Disita Penyidik

BACA JUGA:Kejari Majalengka Periksa 14 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Rp6 Miliar

“Kami sudah menerima laporannya kemarin. Saat ini Satreskrim sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” demikian dikatakan AKBP Eko Iskandar, Selasa (10/3/2026).

Menurut Kapolres, sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengumpulkan informasi serta memperjelas kronologi kejadian.

Polisi berkomitmen untuk bekerja secara profesional dalam menangani setiap laporan yang masuk dari masyarakat.

“Intinya kami sudah memeriksa beberapa saksi untuk melakukan pendalaman. Jika memang ditemukan unsur tindak pidana, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

BACA JUGA:Ibnu CEO Trusmi Group Lapos Polisi Buntut Perseteruan dengan Oknum Perangkat Desa, Begini Kronologinya

AKBP Eko juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi tindakan premanisme dalam bentuk apa pun.

Dia juga memastikan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum.

“Premanisme jenis apa pun dan terjadi kepada siapa pun pasti akan kami tindak. Semua masyarakat memiliki hak yang sama. Jadi jika ada aksi premanisme, tentu tidak akan kami toleransi,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait