Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Saat Mudik Lebaran 2026, 109 SPBU Siaga di Cirebon
Sales Branch Manager Cirebon I Fuel PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Cirebon, Novan Reza Pahlevi dalam Sosialisasi Satgas RAFI 2026 yang digelar secara daring, beberapa waktu lalu.-Istimewa-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 dipastikan aman.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan konsumsi energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
Melalui pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar, terutama di jalur-jalur utama yang dipadati pemudik.
Sales Branch Manager Cirebon I Fuel PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Cirebon, Novan Reza Pahlevi, menjelaskan bahwa potensi lonjakan mobilitas masyarakat tahun ini cukup besar.
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Cirebon Buka Bengkel Siaga dan Posko di KM 166 Cipali
BACA JUGA:Pemudik Wajib Tahu! Ini 19 Lokasi Posko Kesehatan Mudik Lebaran di Kabupaten Cirebon
Diperkirakan sekitar 143,9 juta masyarakat akan melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran 2026. Mayoritas pemudik menggunakan kendaraan pribadi, sehingga kebutuhan BBM diprediksi meningkat signifikan.
Menurut Novan, wilayah Cirebon menjadi salah satu titik strategis karena berada di jalur penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Ruas Tol Cikopo–Palimanan diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan yang cukup signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” ujarnya dalam sosialisasi Satgas RAFI 2026 yang digelar secara daring.
Lonjakan Kendaraan di Tol Cipali
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Jalur Cirebon
BACA JUGA:Ketimpangan Infrastruktur di Kota Cirebon Bagian Selatan, Warga Argasunya Tagih Perbaikan Jalan
Berdasarkan proyeksi, jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Cipali diperkirakan melonjak drastis.
Jika pada kondisi normal hanya sekitar 700 ribu kendaraan, selama periode mudik dan balik Lebaran jumlahnya bisa mencapai 3,6 juta kendaraan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

