Daya Motor

TMMD ke-127 Majalengka Ditutup, Danrem: Jaga Hasil Pembangunan Desa

TMMD ke-127 Majalengka Ditutup, Danrem: Jaga Hasil Pembangunan Desa

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0617 Majalengka resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Rabu 11 Maret 2026.--

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0617 Majalengka resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Rabu 11 Maret 2026.

Upacara penutupan TMMD ke-127 dipimpin langsung oleh Danrem 063 Sunan Gunung Jati (SGJ), Kolonel Inf Hista Soleh Harahap.

Penutupan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” itu dihadiri berbagai unsur penting di Kabupaten Majalengka

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Dukung TMMD ke-127 di Majalengka, Jalan Desa 1 Km Dibangun

Tampak hadir jajaran Forkopimda, para Dandim di lingkungan Korem 063 SGJ, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga warga Desa Sindangwangi.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0617 Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD menyampaikan laporan hasil pelaksanaan program TMMD ke-127.

Dia menyampaikan, program TMMD ke-127 dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan tersebut berhasil menyelesaikan berbagai target pembangunan, baik sasaran fisik maupun nonfisik.

Sasaran fisik meliputi pembangunan infrastruktur desa yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas hidup masyarakat. 

Sementara itu, sasaran nonfisik berupa kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:TMMD ke-127 Kodim 0617 Majalengka Buka Jalan Penghubung Desa, Dongkrak Ekonomi Warga

Dalam amanat Pangdam III Siliwangi yang dibacakan oleh Danrem 063 SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menegaskan, keberhasilan program TMMD merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Keberhasilan TMMD ini menunjukkan bahwa kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat masih sangat kuat."

"Semangat gotong royong inilah yang menjadi modal utama dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait