Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg turun langsung lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Muara dan Desa Mertasinga, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Kamis 12 Maret 2026.-RAIHAN ATHAYA MUSTAFA-RCTV
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg meninjau langsung lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Muara dan Desa Mertasinga, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Kamis 12 Maret 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus melihat secara langsung kerusakan rumah dan fasilitas umum akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Imron didampingi aparat desa, TNI, Polri, serta petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon yang sejak awal terlibat dalam proses penanganan di lapangan.
BACA JUGA:Kapolsek Kapetakan Salurkan Bantuan Baja Ringan untuk Korban Kebakaran di Suranenggala
BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Desa Muara Cirebon, Puluhan Rumah dan Sekolah Terdampak
Berdasarkan hasil peninjauan, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga berat.
Tidak hanya rumah warga, beberapa fasilitas umum juga terdampak cukup parah akibat terpaan angin kencang.
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup serius adalah SD Negeri 2 Muara.
Bagian atap dan beberapa struktur bangunan sekolah tersebut rusak akibat terjangan angin puting beliung.
BACA JUGA:Angin Puting Beliung Terjang Mertasinga Cirebon, 128 Rumah Rusak, Ratusan Warga Terdampak
"Kerusakan cukup banyak terjadi di wilayah tersebut. Kamis memastikan akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak, terutama bagi mereka yang mengalami kerusakan berat," ujarnya.
Menurut Imron, pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses penanganan di lokasi bencana.
Selain membantu warga, pemerintah daerah juga memprioritaskan perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak.
Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat segera kembali berjalan normal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

