Daya Motor

Haris Azhar Soroti Pelaku Kasus Air Keras, Singgung Dugaan Operasi Terstruktur, Desak Peradilan Umum

Haris Azhar Soroti Pelaku Kasus Air Keras, Singgung Dugaan Operasi Terstruktur, Desak Peradilan Umum

Haris Azhar soal pelaku kasus air keras Andrie Yunus, soroti dugaan operasi sistematis dan minta transparansi serta peradilan umum.-Disway-

RADARCIREBON.COM – Aktivis hak asasi manusia Haris Azhar kembali angkat suara terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus

Ia menilai, dugaan keterlibatan aparat intelijen militer dalam kasus tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait fungsi dan batas kewenangan lembaga negara.

Direktur Lokataru Foundation itu menyoroti fakta bahwa empat prajurit yang diduga terlibat berasal dari Badan Intelijen Strategis. 

Menurutnya, hal ini tidak lazim mengingat tugas utama intelijen militer seharusnya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan negara, bukan justru menyasar aktivis sipil.

BACA JUGA:Tabel KUR Mandiri 2026 Plafon 10-30 Juta, Cicilan Ringan Cocok Modal Usaha Pasca Lebaran

BACA JUGA:Bikin Senyum! Ini Dia Deretan Tulisan Unik Pemudik di Pantura Cirebon, Ada Kritik Jalan Berlubang

Dalam pernyataannya, Haris mengaku heran dengan profil para terduga pelaku yang berasal dari kalangan perwira, seperti kapten dan letnan satu. 

Ia menilai latar belakang tersebut menunjukkan tingkat kemampuan dan pelatihan yang tidak bisa dianggap remeh.

“Kalau melihat profilnya, mereka ini bukan orang sembarangan. Mereka dididik di lingkungan militer dengan kemampuan intelijen yang tinggi,” ujarnya dalam sebuah wawancara televisi.

Dugaan Bukan Aksi Individu

BACA JUGA:TNI Selidiki Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, 4 Anggota Diamankan

BACA JUGA:Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi

Lebih jauh, Haris Azhar menilai kasus ini sulit dipandang sebagai tindakan personal atau spontan. 

Ia justru menduga adanya pola terstruktur yang melibatkan perencanaan matang dan penggunaan sumber daya yang tidak sedikit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait