H-1 Lebaran, Penjualan Bunga Tabur di Makam Jabang Bayi Cirebon Melonjak Drastis
Penjualan bunga tabur meningkat di momen Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jumat 20 Maret 2026.-APRIDISTA SITI RAMDHANI-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berkah dirasakan para pedagang bunga tabur di kawasan Makam Jabang Bayi, Kota CIREBON.
Lonjakan pembeli mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir, bahkan mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran.
Aktivitas ziarah yang menjadi tradisi masyarakat membuat permintaan bunga tabur meningkat signifikan.
BACA JUGA:One Way Nasional Selesai, Tol Cipali Kembali Normal Dua Arah
BACA JUGA:KDM Salat Idulfitri di Mana? Ini Lokasi Pilihan Dedi Mulyadi Tahun 2026
Para peziarah yang datang dari dalam maupun luar daerah tampak memadati area makam sejak pagi hingga sore hari.
Salah satu pedagang bunga, Nengsih mengungkapkan, peningkatan penjualan sudah terasa sejak tiga hari sebelum Lebaran.
Menurutnya, lonjakan ini dipengaruhi oleh masyarakat yang hendak mudik sekaligus melakukan ziarah kubur.
“Sudah tiga hari ini ramai, kebanyakan pembeli dari warga yang mau mudik. Hari ini juga makin ramai karena sudah ada yang merayakan Lebaran lebih dulu,” ujarnya, Jumat 20 Maret 2026.
Namun di balik tingginya permintaan, para pedagang juga dihadapkan pada kenaikan harga bunga dari distributor.
BACA JUGA:Waspada! Peredaran Uang Palsu di Indramayu Mengintai Jelang Lebaran 2026
Nengsih menjelaskan, harga bunga melati yang biasanya berkisar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram melonjak naik.
“Sekarang bisa sampai Rp170 ribu bahkan Rp300 ribu per kilogram. Ini karena faktor cuaca, jadi bunga melati sulit tumbuh,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat pedagang harus menyesuaikan jumlah isi dalam setiap kemasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

