Arus Balik Lancar, Korlantas Resmi Akhiri One Way di Tol Cipali
One way di tol Cipali berakhir karena arus lalu lintas menurut arah Jakarta lancar, Kamis 25 Maret 2026 sore. -Astra Tol Cipali -
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Arus lalu lintas di ruas Tol Cipali mulai kembali dinormalisasi pada Kamis 25 Maret 2026 pukul 15.30 WIB.
Proses ini dilakukan dengan menghentikan skema one way di KM 188 hingga KM 72, sebagai langkah pengembalian arus kendaraan menjadi dua arah.
Kebijakan normalisasi tersebut merupakan hasil diskresi dari Korlantas Polri yang mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini di lapangan.
BACA JUGA:Tradisi Muludan Balong Tuk Mancur Jaya Kertawinangun Diusulkan Jadi WBTB Nasional
"Langkah ini diambil setelah evaluasi situasi arus balik yang mulai terkendali," ujar Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali dalam keterangan tertulisnya.
Dia mengatakan, proses normalisasi tidak dilakukan secara instan. Petugas melakukan sterilisasi jalur secara bertahap, dimulai dari area istirahat (rest area), kemudian dilanjutkan ke jalur utama.
"Seluruh proses berada di bawah pengawasan ketat petugas di lapangan guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan," katanya.
BACA JUGA:Hindari Puncak Arus Balik, Pemerintah Imbau Masyarakat Maksimalkan WFA
Ardam mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap waspada selama proses ini berlangsung.
"Kepatuhan terhadap arahan petugas, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta kesiapan menghadapi perubahan pola lalu lintas menjadi hal penting demi keselamatan bersama," ujarnya.
Pihaknya juga menyediakan layanan bantuan bagi pengguna jalan yang membutuhkan informasi maupun penanganan darurat.
"Pengguna dapat menghubungi call center di 0260-7600-600 atau melalui WhatsApp di 0811-2347-600," sebutnya.
BACA JUGA:BBM di Negara Lain Meroket, RI Masih Stabil, Netizen: Hebat Ya Bahlil!
Dia menyampaikan bahwa seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas kembali normal dengan aman dan lancar, terutama pada momentum arus balik yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

