PPC Gelar Pameran Lukisan Nasional Perdana 2026 di Grage Mall Cirebon
: Sejumlah karya lukisan dari perupa mulai disiapkan untuk pameran nasional di Grage Mall Cirebon yang akan dibuka pada 1 April 2026.-Cecep Nacepi-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Paguyuban Pelukis Cirebon (PPC) akan menggelar pameran lukisan nasional di Grage Mall Cirebon, pekan depan. Pameran ini menjadi yang pertama digelar pada 2026 di Kota Cirebon dengan melibatkan lebih dari 50 pelukis dari berbagai daerah di Indonesia.
Pameran akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 April 2026, bertempat di lantai 2 Grage Mall Cirebon. Karya yang ditampilkan merupakan hasil terbaik dari para pelukis profesional dari sejumlah kota besar.
Ketua Panitia Pameran, Mohamad Guntur Alibasa, mengatakan peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Tangerang, Solo, dan Surabaya.
“Sekitar 50 perupa akan berpartisipasi dalam pameran ini,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Menurut Guntur, pameran ini merupakan upaya PPC untuk menghidupkan kembali gairah seni rupa di Kota Cirebon serta memberikan ruang bagi perupa lokal agar lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
BACA JUGA:Berbahaya Rawan Laka Lantas, Median Jalan Rajawali Cirebon Dikeluhkan Warga
“Kami ingin perupa Cirebon memiliki panggung di kancah nasional dan internasional. Dengan rutin menggelar pameran, kami berharap eksistensi mereka semakin meningkat,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat, kolektor, dan pecinta seni lukis untuk hadir dan memberikan apresiasi terhadap karya para pelukis.
“Pameran dibuka mengikuti jam operasional mal, dari pagi hingga malam. Pembukaan perdana akan dilakukan pada 1 April oleh Walikota Cirebon, Effendi Edo,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPC, Casjiwanto, menambahkan setiap pelukis akan menampilkan dua karya terbaiknya, sehingga total sekitar 100 lukisan akan dipamerkan.
BACA JUGA:Babak Baru Arai Agaska, Debut Geber Yamaha R7 di World Sportbike 2026
“Ada sejumlah nama pelukis dari berbagai kota besar yang turut berpartisipasi. Seluruh karya yang ditampilkan telah melalui proses seleksi,” katanya.
Ia menjelaskan, tidak semua karya dapat ditampilkan karena keterbatasan ruang pamer. Oleh karena itu, panitia melakukan kurasi untuk memastikan kualitas karya yang dipamerkan tetap terjaga. (cep)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

