Kapolri: Puncak Arus Balik Terlewati, 2,5 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
Lalu lintas one way arus balik di Ruas Tol Cipali hari ini, Sabtu, 28, Maret 2026 terpantau ramai lancar.-Foto: Astra Tol Cipali-RADARCIREBON.COM
JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan mayoritas pemudik telah kembali ke Jakarta hingga H+6 Lebaran 2026.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 2.561.629 kendaraan telah masuk kembali ke ibu kota, atau sekitar 86 persen dari total arus mudik yang sebelumnya keluar.
Sementara itu, total kendaraan yang tercatat keluar dari Jakarta saat periode mudik mencapai 2.946.891 unit.
BACA JUGA:Libur Lebaran 2026, IKN Diserbu Wisatawan: UMKM Raup Omzet Fantastis
Artinya, masih terdapat sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang belum kembali ke Jakarta.
“Volume lalu lintas riil keluar Jakarta sejumlah 2.946.891, dan masuk kembali ke Jakarta saat ini sudah 2.561.629, sehingga masih tersisa 385.262 atau 13,07 persen,” ujar Kapolri saat meninjau arus balik di Bakauheni, Sabtu 28 Maret 2026.
Menurutnya, secara umum puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Kondisi lalu lintas yang tetap terkendali tidak lepas dari sinergi berbagai pihak serta penerapan teknologi dalam pengaturan arus kendaraan.
Kapolri menjelaskan, strategi rekayasa lalu lintas seperti delaying system, buffer zone, hingga pengaturan tiket penyeberangan berjalan efektif menjaga situasi tetap aman dan lancar.
“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kita hadapi sekarang,” jelasnya.
Selain kelancaran arus lalu lintas, capaian positif juga terlihat dari penurunan angka kecelakaan.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor di Desa Tangkolo Kuningan, Sungai Ciawi Tersumbat dan Lahan Warga Terendam
Selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, jumlah kecelakaan lalu lintas turun sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bahkan, angka fatalitas atau korban meninggal dunia mengalami penurunan signifikan, dari 377 jiwa menjadi 265 jiwa, atau berkurang sebanyak 112 orang.
Capaian ini dinilai sebagai hasil peningkatan layanan mudik yang dilakukan oleh kepolisian, termasuk penerapan program layanan ramah anak serta optimalisasi pos pelayanan di berbagai titik strategis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

