TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur saat serangan Israel di Lebanon.-Instagram -
RADARCIREBON.COM – Pemerintah Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar rapat darurat Dewan Keamanan PBB menyusul gugurnya personel TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon.
Desakan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam komunikasi langsung dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Senin (30/3/2026) malam.
Dalam percakapan itu, Indonesia meminta agar dilakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan cepat atas insiden yang menewaskan prajurit Indonesia.
Sugiono menegaskan, rapat darurat Dewan Keamanan sangat penting untuk merespons situasi keamanan yang kian memburuk di kawasan tersebut.
BACA JUGA:Cek Fakta Harga BBM Naik 1 April 2026, Pertamina dan Menteri ESDM Buka Suara
BACA JUGA:Timnas Indonesia Piala ASEAN 2026: Herdman Siapkan Starter Baru, Beckham dan Dony Jadi Andalan
Selain itu, langkah ini dinilai krusial untuk memastikan perlindungan maksimal bagi pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.
“Kami mendorong dilaksanakannya rapat darurat Dewan Keamanan serta investigasi yang cepat dan transparan,” ujar Sugiono.
Dalam komunikasi tersebut, Sugiono juga mengapresiasi respons cepat Guterres yang menyampaikan belasungkawa serta komitmen PBB untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam proses penyelidikan.
Tak hanya itu, Sugiono turut melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Lebanon Yousef Raggi.
BACA JUGA:Setelah Viral Jalan Rusak Desa Gadingan Indramayu Diperbaiki, Rp3,4 Miliar Disiapkan
BACA JUGA:Realisasi PAD Kabupaten Kuningan 2025 Meleset dari Target, Terungkap dalam Rapat Paripurna
Dalam pembahasan itu, Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon yang turut menelan korban dari pasukan penjaga perdamaian.
Kedua negara sepakat untuk meningkatkan koordinasi serta menempuh langkah-langkah strategis guna merespons situasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


