Walikota Cirebon Lantik 119 PNS, Tekankan Pelayanan Publik Tanpa Birokrasi Ribet
Walikota Cirebon, Efendi Edo, menghadiri prosesi pengambilan sumpah atau janji sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, Selasa 31 Maret 2026.-Prokompim Setda Kabupaten Cirebon -
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Walikota Cirebon, Efendi Edo, menghadiri langsung prosesi pengambilan sumpah atau janji sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, Selasa 31 Maret 2026.
Dalam agenda tersebut, tidak hanya dilakukan pengangkatan PNS, tetapi juga pelantikan pertama dalam jabatan fungsional, serta rotasi dan promosi jabatan mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, hingga Pengawas.
Sebanyak 119 PNS resmi menerima SK, terdiri dari 5 tenaga kesehatan dan 114 tenaga teknis.
BACA JUGA:Pemerintah Jawab Isu Harga BBM Naik 1 April 2026, Jangan Panik!
Selain itu, sebanyak 73 aparatur juga dilantik dalam jabatan fungsional yang diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi.
Dalam sambutannya, Walikota menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas administratif.
Ia mengingatkan seluruh ASN yang dilantik untuk memaknai sumpah jabatan sebagai komitmen serius, bukan formalitas belaka.
“Sumpah itu adalah kontrak profesional, bahkan kontrak sosial dengan lebih dari 350 ribu masyarakat Kota Cirebon yang menggantungkan harapan kepada Saudara,” tegasnya.
Menurutnya, angka-angka dalam pelantikan ini bukan sekadar statistik kepegawaian, melainkan simbol komitmen menuju perubahan nyata dalam pelayanan publik.
BACA JUGA:TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Ia pun menyebut para ASN yang baru dilantik sebagai “oksigen baru” bagi birokrasi.
Mereka diharapkan mampu membawa semangat perubahan, tanpa kehilangan idealisme yang telah dibangun sejak masa pendidikan.
Walikota juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter dan integritas. Kompetensi yang dimiliki, kata dia, tidak akan berarti tanpa landasan moral yang kuat.
“Jadilah ASN yang santun dalam bertutur, rendah hati dalam bersikap, namun tetap tegas dalam prinsip,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


