Daya Motor

Dedi Mulyadi Bayar Gaji 2 Bulan Karyawan Kebun Binatang Bandung, Tangis Haru Pecah

Dedi Mulyadi Bayar Gaji 2 Bulan Karyawan Kebun Binatang Bandung, Tangis Haru Pecah

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi membantu karyawan Kebun Binatang Bandung dengan membayarkan gaji mereka selama 2 bulan. -Biro Adpim Jabar-

BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi turun langsung menyaksikan pembayaran gaji karyawan Kebun Binatang Bandung yang sempat tertunda selama dua bulan.

Langkah cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar ini menjadi angin segar bagi para pekerja yang sebelumnya belum menerima upah dari Yayasan Margasatwa Tamansari.

Di hadapan para karyawan, Dedi Mulyadi mengaku sempat berjanji hanya akan membantu pembayaran satu bulan gaji. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk membayarkan dua bulan sekaligus.

BACA JUGA:Dugaan Korupsi Rp5 Miliar di Desa Gombang, Warga Desak Bupati Cirebon Bertindak

“Saya mohon maaf karena tidak menepati janji. Awalnya satu bulan, sekarang saya bayar dua bulan. Senang tidak?” ujar Dedi disambut antusias karyawan, Jumat 3 April 2026 lalu.

Diketahui, sebelumnya pihak yayasan hanya mampu membayar gaji hingga Januari 2026. 

Kondisi ini membuat para karyawan harus bertahan tanpa kepastian selama dua bulan terakhir.

Ketua Sementara Tim Penanganan Kebun Binatang Bandung, Rohman Suryawan, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Dedi Mulyadi. 

Tidak hanya soal gaji, Pemprov Jabar juga memberikan bantuan lain, seperti perbaikan kandang, pengadaan pakan satwa, hingga dukungan operasional.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pak Gubernur. Ini sangat membantu, tidak hanya untuk karyawan tapi juga keberlangsungan satwa di kebun binatang,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemkab Indramayu Terapkan WFH ASN, Mulai Uji Coba April, Efektif Mei 2026

Ia berharap, intervensi dari Pemprov Jabar ini dapat memperkuat upaya Pemerintah Kota Bandung dalam menyelesaikan persoalan yang membelit kebun binatang tersebut.

Sementara itu, rasa haru dan bahagia dirasakan langsung oleh para karyawan. Salah satunya Aep Saepudin (51), perawat satwa orangutan dan primata kecil, yang menyebut langkah Dedi sebagai tindakan nyata tanpa banyak janji.

“Gerak cepat, tidak banyak bicara. Langsung dibuktikan. Kami sangat terbantu,” kata Aep.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait