Daya Motor

Fakta Mengejutkan! Empat Pustu di Cirebon Tak Beroperasi, Ini Penyebabnya

Fakta Mengejutkan! Empat Pustu di Cirebon Tak Beroperasi, Ini Penyebabnya

Kondisi Pustu Dukuh Semar dibelakang Terminal Harjamukti saat ditinjau oleh Wakil Walikota dan Wakil Ketua DPRD.-Asep Saeful Mielah -rakyatcirebon.disway.id

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Empat Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota CIREBON saat ini dilaporkan sudah tidak beroperasi. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama terkait kelayakan fasilitas dan pemanfaatannya oleh masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, total terdapat 22 Puskesmas dan 12 Pustu sebagai bagian dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). 

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Tinjau Pelayanan Puskesmas Dukupuntang, Tekankan Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan

Namun dari jumlah tersebut, hanya delapan Pustu yang masih aktif memberikan layanan kesehatan.

Delapan Pustu yang masih beroperasi tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Pustu Wanacala di bawah Puskesmas Kalitanjung, Pustu Kopiluhur, Kedungkrisik, dan Sumurwuni di bawah Puskesmas Sitopeng.

Pustu Kalijaga di bawah Puskesmas Kalijaga Permai, Pustu Api-api di bawah Puskesmas Pegambiran, Pustu Pesayangan di bawah Puskesmas Pesisir, serta Pustu Samadikun di bawah Puskesmas Kejaksan.

Sementara itu, empat Pustu lainnya yang sudah tidak aktif yakni Pustu Dukuh Semar di bawah Puskesmas Larangan, Pustu Mega Endah di bawah Puskesmas Majasem, Pustu Cangkring di bawah Puskesmas Pamitran, serta Klinik Intan di bawah Puskesmas Gunung Sari.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Lia Nurliana mengungkapkan, sebagian besar Pustu yang masih ada saat ini sebenarnya berada dalam kondisi kurang layak.

“Mayoritas memang tidak layak, baik dari sisi bangunan, sarana prasarana, maupun sumber daya manusia,” ujarnya.

BACA JUGA:Babinsa Kelurahan Sunyaragi Ikuti Rapat Koordinasi Terpadu ILP Puskesmas Sunyaragi Tahun 2026

Menurutnya, tidak semua Pustu memiliki tingkat urgensi yang sama. Keberadaan fasilitas ini sangat bergantung pada lokasi serta jangkauan wilayah kerja Puskesmas induk yang menaunginya.

“Tidak semua Pustu itu urgen. Tergantung lokasi dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut,” jelasnya.

Salah satu contoh Pustu yang sudah lama tidak aktif adalah Pustu Dukuh Semar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait